Home Lintas Jateng Hendi : Sanksi Tegas Bagi PNS Yang Terima Gratifikasi

Hendi : Sanksi Tegas Bagi PNS Yang Terima Gratifikasi

Penandatanganan Program Pengendalian Gratifikasi di Kalangan Pemkot Semarang
Penandatanganan Program Pengendalian Gratifikasi di Kalangan Pemkot Semarang
Penandatanganan Program Pengendalian Gratifikasi di Kalangan Pemkot Semarang

Semarang, 21/5 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup pemerintahannya yang terbukti menerima gratifikasi akan dikenai sanksi tegas.

“Kami membuka komunikasi dengan masyarakat. Dari beberapa laporan pesan singkat (SMS) yang masuk dan sudah kami tindak lanjuti, ada pegawai yang sudah diberikan sanksi,” katanya di Semarang, Rabu.

Hal itu diungkapkan Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi usai Penandatanganan Komitmen Penerapan Program Pengendalian Gratifikasi (PPG) dan Sosialisasi Gratifikasi di Lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Ia menyebutkan ada oknum PNS yang dipindah, ditunda kenaikan pangkatnya, dan bahkan diturunkan pangkatnya karena terbukti menerima gratifikasi dari tindak lanjut laporan yang diberikan masyarakat.

“Kalau memang sudah tidak bisa dibina, tertangkap tangan, ya, kami serahkan urusannya ke hukum. Makanya, kami sampaikan ke kawan-kawan untuk memahami ketentuan, mana yang boleh dan tidak boleh,” katanya.

Hendi mengatakan sosialisasi mengenai larangan menerima gratifikasi selama ini sudah dilakukan terhadap jajaran PNS di lingkup Pemkot Semarang dan akan terus digencarkan, termasuk larangan menerima parsel.

Upaya lain, kata dia, tempat-tempat pelayanan publik juga sudah dilengkapi dengan perangkat CCTV (close-circuit television) untuk memantau pelaksanaan birokrasi sesuai harapan masyarakat.

“Kami buka pula komunikasi dengan masyarakat lewat jejaring sosial, seperti Twitter, dan sebagainya. Mereka (PNS, red.) ini sebenarnya sudah memahami, kalau ada, ya, hanya 1-2 oknum,” pungkasnya. (Bj05)