Home News Update Hendi-Ita Ingin Jadikan PKL Ikon Kota Semarang

Hendi-Ita Ingin Jadikan PKL Ikon Kota Semarang

Ratusan anggota PPJ Telogosari memberikan salam dua jari saat Hendi dan Ita naik keatas panggung.
Ratusan anggota PPJ Telogosari memberikan salam dua jari saat Hendi dan Ita naik keatas panggung.
Ratusan anggota PPJ Telogosari memberikan salam dua jari saat Hendi dan Ita naik keatas panggung.

Semarang, 1/9 (BeritaJateng.net) – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Semarang Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti ingin mengubah kondisi PKL kreatif lapangan yang kurang tertata menjadi ikon PKL yang indah dan bersih.

“Ketika wisatawan datang ke Semarang pastinya yang dicari adalah wisata kulinernya, dan itu yang di pasok pedagang kreatif lapangan, menyediakan berbagai kuliner serta aneka kebutuhan (wisatawan,Red.),” ujar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi usai Tasyakuran Kemerdekaan RI PPJ Unit Telogosari di Jalan Brigjen Sugiarto Semarang.

Ketua DPC PDI Perjuangan ini berkeinginan mengembangkan dan memanfaatkan shelter-shelter agar lebih bagus dan tertata agar tumbuh menjadi tempat wisata kuliner lain seperti suksesnya PKL di Depok, Semawis, Simpanglima dan Batan.

“Keberadaan PKL harus diakui telah menyerap cukup banyak tenaga kerja dan mampu mengurangi pengangguran. Bahkan Kota Semarang menjadi barometer ekonomi Jawa Tengah bahkan Nasional. Hal ini salah satunya berkat keberadaaan PKL,” katanya.

Jika nantinya terpilih menjadi kepala daerah, Hendi-Ita berjanji memberikan bantuan permodalan, supaya pedagang kreatif lapangan yang lebih tangguh, mampu menjadi lebih besar dan menjadi soko guru ekonomi di kota Semarang.

Sementara itu, calon wakil wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau yang akrab disapa Ita berkeinginan memberikan pelatihan, pemberdayaan manajemen serta melobi perusahaan baik swasta, BUMD maupun BUMN untuk memberi CSR bantuan permodalan.

“Intinya silahkan PKL tumbuh berkembang dengan baik, sepanjang tetap menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan agar nantinya dapat berkembang dan menjadi ikon Kota Semarang,” ujarnya.(Bj05)