Home News Update Hendi-Ita Beri Perhatian Posyandu dan PAUD

Hendi-Ita Beri Perhatian Posyandu dan PAUD

2-1

Semarang, 17/10 (BeritaJateng.net) – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang nomot urut 2, Hendrar Prihadi dan Ir. Hevearita Gunaryanti Rahayu yang biasa disebut Hebat (Hendi – Ita Bersama Rakyat) berkomitmen untuk menjadikan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai salah satu fokus kedepannya.

Peran Posyandu dan PAUD yang langsung menyentuh masyarakat dirasa tepat untuk menjadi salah satu program penting visi misi pasangan Hebat di bidang kesehatan dan pendidikan.

Hal tersebut diutarakan Ita, panggilan akrab Hevearita saat bertemu dengan ibu-ibu  di Balai RW 4, Jalan Kapri Raya, Sendangguwo, Tembalang, Jumat (16/10).

“Kami akan melakukan pengecekan sarpras seperti timbangan dan alat ukur tensi. Alat-alat tersebut harus berfungsi bagus agar pelayanan dapat berfungsi baik.” jelas Ita.

“Komitmen kami adalah untuk terus mengawal keberadaan Posyandu dan PAUD agar fungsinya dapat semakin maksimal. Ini merupakan bagian dari komitmen saya dan mas Hendi (Calon Walikota Semarang petahana) terhadap kesejateraan ibu dan anak,” tegasnya.

Selain itu Ita juga akan membuka hotline khusus yang melayani berbagai pengaduan dari kaum wanita.

Seperti diketahui, selama Hendi (Hendrar Prihadi) menjabat sebagai Walikota Semarang, dirinya  telah membuktikan menaruh perhatian besar pada isu perempuan dan perlindungan anak.

Hal ini terlihat dari alokasi anggaran pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang naik hampir 2 kali lipat dari periode sebelumnya, yaitu menjadi 4,296 Miliar pada tahun 2013 dan 4,717 Miliar pada tahun 2014.

Pada periode sebelumnya, anggaran pemberdayaan perempuan danperlindungan anak sempat mengalami penurunan yaitu sejumlah 2,737 Miliar pada tahun 2011 dan lalu turun menjadi 2,504 Miliar pada alokasi anggaran selanjutnya.

Selain mengadakan dialog, itu saat itu juga ikut terlibat dalam kegiatan ibu-ibu membuat souvenir dari barang bekas, Ita berharap kreativitas tersebut dapat dikembangkan lagi. Sehingga nantinya kegiatan ibu-ibu dapat mendatangkan income yang besar.

“Saya siap mempromosikan produk yang dibuat ibu-ibu ini saat bersosialisasi ke tempat lain,” kata Hendi.

Selain itu, dia juga berencana membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tangan Terampil guna menjadi kepanjangan tangan para pengrajin dengan pembeli. Tujuannya agar pemasaran produk-produk UMKM bisa lebih maksimal. (Bj)