Home News Update Hendi Himbau Simpatisan Agar Taati Peraturan KPU

Hendi Himbau Simpatisan Agar Taati Peraturan KPU

image2

Semarang, 21/8 (BeritaJateng.net) – Kurang dari sepekan memasuki masa kampanye, PDI Perjuangan dan Parpol pengusung lainnya mulai melakukan sosialisasi peraturan pembatasan kampanye yang diberlakukan oleh KPU kepada simpatisan, kader, serta relawan.

“Kami sangat mengapresiasi peraturan KPU yang memberlakukan peraturan pembatasan kampanye, ini sejalan dengan arahan Ketua kami mas Hendrar Prihadi yang selalu menekankan tentang pentingnya menjaga kondusifitas,” terang Supriyadi, ketua Tim Pemenangan Hebat Kota Semarang saat ditemui di sela-sela agenda rapat konsolidasi di Posko Pemenangan Hebat di Sriwijaya.

Supriyadi yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Semarang ini sudah menghimbau tim untuk tidak terpengaruh dengan kondisi diluar, dan tetap melaksanakan tugas sesuai arahan KPU.

“Kami sudah sosialisasikan apa yang tidak boleh dan apa yang boleh, jadi bila nanti ditemukan ada pelanggaran, maka itu pasti bukan dari kita,” tambah Supriyadi.

Semetara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan tidak ada masalah dengan adanya pembatasan kampanye yang dilakukan KPU.

“Semua aturan pasti dibuat untuk kebaikan, apresiasi saya berikan pada sedulur-sedulur KPU, Panwas, dan Bawaslu. Dan jangan sampai tugas yang dilaksanakan menjadi beban dan menimbulkan prasangka buruk,” tegasnya saat ditemui di Panti Marhaen.

Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi menambahkan, keberhasilan pilwalkot pasti membutuhkan kerjasama dari semua pihak, karena itu kami peserta yang sebagai salah satu elemen pada pemilu siap bekerja sama untuk menaati peraturan.

Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng menyoroti aturan baru yang diterapkan oleh KPU, dengan peraturan tersebut para calon berpotensi melakukan kecurangan.

Sesuai peraturan baru itu, pengelolaan dan pembiayaan kampanye calon dilakukan oleh KPU. Karena potensi kecurangan mungkin akan dicarikan celah oleh para calon. KPU pun tetap teguh menegakkan aturan tersebut meskipun mendapatkan protes dari beberapa tim pemenangan yang merasa dirugikan dengan diberlakukannya peraturan tersebut. (Bj05)