Home Ekbis Hendi: Gunakan Momentum HUT Semarang untuk Dongkrak Wisatawan

Hendi: Gunakan Momentum HUT Semarang untuk Dongkrak Wisatawan

2052
0
Dalam tinjauannya, Hendi melakukan audiensi dengan pelaksana proyek terkait konsep pembangunan Kampung Bahari Semarang.

Semarang, 6/4 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui momentum hari ulang tahun kota tersebut merupakan peluang yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk lebih mendongkrak kunjungan wisatawan.

“Sebenarnya, meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan di Kota Semarang saat ini dalam tren berbanding lurus dengan lonjakan nilai investasi,” kata politikus PDI Perjuangan tersebut di Semarang.

Pada 2017, kata Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, tercatat lebih dari Rp20,5 triliun investasi yang masuk Semarang yang melonjak tinggi dibandingkan dengan pada 2011 yang hanya mencapai Rp900 miliar.

Dia mengakui bahwa para investor tertarik untuk membuka bisnis di Semarang, tak terkecuali para pesohor negeri, seperti Ricky Harun dengan Roru Cake, Chelse Olivia dengan Wife Cake, Dewi Sandra dengan Wingkorolls.

“Ada juga, artis Ruben Onsu yang membuka Geprek Bensu di Semarang, dan baru saja penyanyi Ayu Ting-Ting membuka Uduk Den Ayu di Tlogosari, Semarang,” kata orang nomor satu di Kota Semarang tersebut.

Naiknya investasi di Kota Semarang, kata dia, ternyata naik pesat, yakni pada 2017 tercatat sebanyak 5,65 juta wisatawan, yakni 5,5 juta wisatawan lokal dan 156 ribu wisatawan mancanegara.

“Angka tersebut (kunjungan wisatawan, red.) meningkat tiga kali lipat dibandingkan 2011 yang hanya berkisar 2,09 juta wisatawan, terdiri dari 2,07 juta wisatawan lokal dan 27 wisatawan asing,” katanya.

Menurut dia, peringatan HUT Ke-471 Semarang tahun ini merupakan momentum yang efektif untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, sebab ada banyak agenda yang digelar selama rangkaian peringatan HUT.

“Rangkaian kegiatan HUT Ke-471 Semarang dimulai dari Maret-Mei 2018. Tidak hanya berisi kegiatan seremonial, namun fokus pada agenda-agenda wisata untuk menarik orang datang ke Kota Semarang,” katanya.

Hendi mencontohkan Semarang Great Sale (Semargres), Semarang Night Carnival, Festival Banjir Kanal Barat, Loenpia Jazz, Famtrip Blogger, Foodtruck Festival, dan banyak lagi agenda menarik dikunjungi.

“Tahun ini, target pasar kami bukan hanya wisatawan lokal, tetapi juga wisatawan mancanegara. Makanya, kami buat skalanya nasional. Contohnya Semarang Night Carnival yang diikuti lima negara,” katanya.

Lima negara yang dimaksud, yakni Korea Selatan, India, Srilanka, Rusia, dan Thailand, belum termasuk 10 duta besar yang akan hadir, seperti dari Mesir, Arab Saudi, Turki, Yunani, Malaysia, Uzbekiztan, dan Uni Emirat Arab.

“Dari kegiatan-kegiatan lainnya, kami juga naikkan skalanya. Semisal `event` musik Loenpia Jazz, diusahakan menampilkan musisi luar negeri,” katanya. (El)