Home Headline Hendi Berencana Jadikan Kampung Nelayan Tambakrejo Area Wisata Air

Hendi Berencana Jadikan Kampung Nelayan Tambakrejo Area Wisata Air

Semarang, 7/4 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bakal mewujudkan wilayah Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, tidak hanya menjadi perumahan nelayan. Dia berencana menjadikan Kampung Tambakrejo sebagai wisata air.

Hal itu disampaikannya saat Jagongan Nelayan dalam rangka peringatan Hari Nelayan Nasional, Selasa (6/4/2021).

“Peringatan Hari Nelayan Nasional tadi bincang-bincang bagaimana mewujudkan wilayah ini tidak hanya jadi perumahan nelayan tapi juga wisata air,” ucap Hendi, sapaannya.

Hendi mengatakan, Pemerintah Kota Semarang telah mencatat permohonan nelayan mengenai penambahan 10 motor perahu. Perahu tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung wisata air di Tambakrejo.

Selanjutnya, Pemerintah Kota Semarang juga akan menghidupkan UMKM di wilayah itu dengan membuat tempat UMKM sesuai ciri khas laut semisal warung seafood.

“Saya rasa ini jadi bagian penting untuk mewujudkan kemandirian masyarakat. Pemkot beri perumahan, masyarakat harus bisa mandiri dengan kemampuan dan keterampilan skil mereka,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Nurkholis mengatakan, permohonan penambahan kapal nantinya akan diusulkan di anggaran perubahan 2021 untuk mendukung oeprasional nelayan dan wisata bahari.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Ali mengatakan, sarana prasarana di Kampung Nelayan Tambakrejo masih kurang jauh dari sempurna. Namun demikian, Pemerintah Kota Semarang masih terus berupaya menambah beberapa sarana prasarana yang kurang.

Fasilitas ibadah berupa musala kini tengah dibangun dengan bantuan CSR dari Baznas Kota Semarang.

Disperkim rencananya akan menambah ruang terbuka hijau (RTH) dan menambah pohon-pohon agar suasana lebih terlihat sejuk. Penambahan lampu penerangan jalan juga akan dilakukan.

“Ini sudah kami survei, dalam waktu dekat kami pasang,” ucapnya.

Mengenai infrastruktur jalan, sambung dia, jalan itu milik BBWS sehingga jika akan dilakukan pembangunan perlu perizinan. Sementara ini, Disperkim baru merencanakan peninggian jalan yang saat ini kondisinya terendam. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

ten − 8 =