Home Ekbis Harga Tinggi, TPID Salurkan Beras Ke Sejumlah Wilayah 

Harga Tinggi, TPID Salurkan Beras Ke Sejumlah Wilayah 

396
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan sidak di relokasi pasar Johar Semarang
         Semarang, 17/1 (BeritaJateng.net) – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah melalui Bulog Divre Jawa Tengah terus mengelontorkan beras ke sejumlah daerah guna memastikan pasokan beras dipasaran masih terbilang aman mengingat harga beras mengalami kenaikan di pasaran.
         Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan tidak ada cara lain dalam menekan kenaikan harga beras selain  operasi pasar dan masih efektif dilakukan di sejumlah daerah.
          “Sekarang mesti kita genjot untuk menurunkan harga dulu sambil tentu kita  memperhitungkan stok yang ada di Bulog”, ujarnya saat melakukan pantauan harga beras di relokasi Pasar Johar, Rabu (17/1).
           Ganjar meminta Bulog Jawa Tengah untuk terus melakukan operasi pasar beras tidak hanya ke pasar yang masih tinggi harganya namun  juga ke tempat-tempat orang yang mau membeli.
          Kepala Bulog Divre Jawa Tengah Djoni Nur Ashari menambahkan pihaknya sudah melakukan Operasi Pasar  menyebar ke seluruh daerah bahkan yang bukan daerah pencatat inflasi seperti di Boyolali, Wonogiri, Banjarnegara, Brebes.
Harga Tinggi, TPID Salurkan Beras Ke Sejumlah Wilayah 

“Selain di pasar-pasar juga sudah dilakukan di keramaian-keramaian seperti yang sudah ada di Kendal,” ucapnya.

          Bulog Jawa Tengah Sejak 13 Desember 2017 sudah menyalurkan beras medium sebanyak 20.200 ton dengan harga Rp 9.350 per kilogram dibawah harga eceran tertinggi Rp 9.450 per kilogram di 322 titik menyebar di Jawa Tengah.
           Dalam melakukan OP beras, Bulog juga mengandeng pedagang pasar seperti di Pasar Johar, Peterongan, Bulu, Dargo untuk titip jual.
          “Kita jual maksimum Rp 9.350 per kilogram sedangkan jika nitip ke pedagang kan pasti ada marginnya kita jual ke pedagang antara Rp 8.800 sampai Rp 8.900,” tuturnya.
          Djoni pun menegaskan bahwa pasokan beras di Jawa Tengah aman sampai April bahkan bulan Maret akan ada penen raya sehingga serapan gabah beras nantinya pasti akan bertambah stoknya.  (Nh/El)