Home Ekbis Harga Beras di Kebumen Naik

Harga Beras di Kebumen Naik

Harga Beras

Kebumen, 22/1 (BeritaJateng.net) – Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, selama seminggu terakhir ini mengalami kenaikan karena stok mulai berkurang.

“Kenaikan harga beras tersebut dimungkinan karena stok yang berkurang, karena belum memasuki lagi masa panen,” kata kata Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar Kebumen Agung Patuh di Kebumen, Kamis.

Ia menyebut stok beras di tingkat pedagang pengepul semakin menipis, sedangkan permintaan pasar masih relatif tinggi.

Pantauan petugas instansi tersebut di sejumlah pasar tradisional skala besar di kawasan selatan Jateng itu, antara lain Pasar Tumenggungan, Gombong, Karanganyar, Prembun, dan Kutowinangun, menunjukkan kenaikan harga beras selama seminggu terakhir.

Harga beras mentik wangi yang sebelumnya Rp9.500 per kilogram, naik menjadi Rp10.200 atau naik Rp700, beras IR64 yang sebelumnya Rp8.500 menjadi Rp8.800 atau naik Rp300.

“Meskipun terjadi kenaikan harga, akan tetapi masih terjangkau daya beli masyarakat,” katanya.

Beberapa komoditas lainnya yang mengalami kenaikan harga, antara lain kentang dari Rp9.000 per kilogram menjadi Rp10.000, wortel dari Rp10.000 menjadi Rp12.000, ikan teri tawar dari Rp36.000 menjadi Rp38.000, ikan asin peda dari Rp20.000 menjadi Rp22.000, ikan asin layur dari Rp21.000 menjadi Rp23.000, daging ayam ras dari Rp28.000 menjadi Rp30.000.

Ia mengatakan beberapa jenis sayuran mengalami penurunan harga, antara lain cabai merah besar dan cabai keriting, masing-masing turun dari Rp50.000 per kilogram menjadi Rp30.000, cabai rawit dari Rp55.000 menjadi Rp50.000.

Selain itu, katanya, harga telur ayam ras turun dari Rp21.500 per kilogram menjadi Rp21.000, ikan lele dari Rp20.000 menjadi Rp18.000, dan gurami dari Rp40.000 menjadi Rp38.000.

Ia mengatakan secara umum, stok berbagai kebutuhan pokok masyarakat di tingkat pedagang untuk kawasan setempat relatif cukup, sedangkan penyaluran dari para distributor lancar setiap saat, meskipun masih musim hujan.

“Stok barang cukup dan distribusi juga lancar sehingga kami menjamin tidak akan terlalu berpengaruh terhadap harga. Kalaupun ada kenaikan, tidaklah begitu signifikan dan masih terjangkau masyarakat,” katanya. (ant/BJ)