Home Ekbis Harga Bahan Baku Pembangunan Rumah Mulai Meningkat

Harga Bahan Baku Pembangunan Rumah Mulai Meningkat

Semarang, 1/12 (BeritaJateng.Net) – Harga bahan baku pembangunan rumah mulai meningkat seiring dengan kenaikan harga BBM subsidi oleh Pemerintah beberapa waktu yang lalu.

“Kenaikan harga bahan baku rumah sekitar 5 persen, kenaikan terjadi hampir pada seluruh material di antaranya semen dan pasir,” kata Ketua DPD REI Jateng MR Prijanto di Semarang, Senin.

Menurutnya, kenaikan bahan baku ini disebabkan oleh naiknya tarif angkutan yang mengirimkan bahan baku dari distributor sampai ke tingkat konsumen.

Menyikapi kondisi tersebut, saat ini semua pengembang mulai melakukan kalkulasi untuk menentukan kenaikan harga rumah. Pihaknya memrediksi kenaikan harga rumah akan berada di kisaran 8-10 persen dari harga sebelumnya.

Menurutnya, kenaikan harga rumah, hanya akan berlaku di tingkatan pengembang rumah menengah dan menengah atas. Sedangkan khusus harga rumah FLPP sampai sejauh ini masih tetap sama sesuai aturan Pemerintah.

“Untuk FLPP ini kami mengikuti Pemerintah karena ini kan program Pemerintah. Mungkin harganya tidak naik karena rumah subsidi tersebut khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.

Sebelumnya diberitakan bahwa program rumah sederhana melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) akan tetap dilanjutkan mengingat rumah subsidi tersebut sangat membantu masyarakat miskin memiliki rumah sendiri.

“Pada dasarnya kami menyambut baik program ini yang penting subsidi dari Pemerintah tersebut tepat sasaran,” katanya.

Isu penghapusan rumah sederhana tapak sempat mengemuka pada pemerintahan sebelumnya. Kondisi tersebut sempat dikhawatirkan oleh para pengembang mengingat angka kebutuhan rumah di Jateng masih sangat tinggi.

“Sempat ada wacana program rumah sederhana tapak akan dihapus dan diganti dengan rumah susun sederhana. Padahal masyarakat cenderung lebih suka rumah tapak dibandingkan rumah susun, harapan kami Pemerintah terus melaksanakan program pengadaan rumah sederhana tapak,” katanya. (ant/pri)