Home Headline Hanyut Terbawa Banjir Sungai Banjaran-Banyumas, Dulwahid Ditemukan Tewas

Hanyut Terbawa Banjir Sungai Banjaran-Banyumas, Dulwahid Ditemukan Tewas

385
0
Hanyut Terbawa Banjir Sungai Banjaran-Banyumas, Dulwahid Ditemukan Tewas
Tim SAR mengevakuasi jasad Dulwahid yang hanyut di Sungai Banjaran Banyumas.
      Banyumas, 7/4 (BeritaJateng.net) – Seorang warga Desa Kalikesur, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dilaporkan hanyut terbawa arus saat terjadi banjir di Sungai Banjaran, kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo.
      “Korban diketahui bernama Dulwahid (34), warga Desa Kalikesur RT 05 RW 03, Kecamatan Kedungbanteng,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis.
      Ia mengatakan berdasarkan keterangan dari saksi atas nama Kiswan (30), warga Grumbul Babakan Lor RT 03 RW 07, Desa Kutaliman, Kecamatan Kedungbanteng, peristiwa nahas itu terjadi pada hari Kamis (5/4), sekitar pukul 16.30 WIB.
      Sebelum kejadian, Dulwahid dan Kiswan memancing di Sungai Banjaran yang masuk wilayah Grumbul Babakan Lor, Desa Kutaliman.
       Oleh karena hujan gerimis, Kiswan segera naik ke atas sungai untuk berteduh, sedangkan Dulwahid masih berada di aliran sungai untuk mengambil ikan hasil tangkapan.
      Akan tetapi tiba-tiba terjadi banjir di aliran sungai tersebut dan langsung menyeret tubuh Dulwahid.
      Kiswan yang mengetahui kejadian itu berusaha mengejar untuk menolong Dulwahid. Oleh karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan, Kiswan segera menginformasikan kejadian itu kepada warga sekitar yang ditindaklanjuti dengan laporan ke Pemerintah Desa Kutaliman dan diteruskan ke BPBD Banyumas.
       Setelah dilakukan pencarian, Tim SAR gabungan berhasil menemukan Dulwahid dalam keadaan tak bernyawa di depo pasir Kalirajut Patikraja, kurang lebih 15 km dari LKP pada Sabtu pukul 14.00 WIB.
       “Dulwahid Kamis sore (5/4/18)  melakukan aktivitas memancing bersama Kiswan. Saat memancing tiba- tiba hujan deras, Kiswan naik keatas untuk berteduh namun korban masih dibawah untuk mengambil ikan hasil tangkapan. selang beberapa saat kemudian  terjadi banjir dialiran sungai tersebut yang mengakibatkan korban terbawa arus banjir, Kiswan berusaha melakukan pertolongan namun korban tak terselamatkan,”ungkap Mulwahyono koordinator  Basarnas Pos SAR Cilacap.
        Setelah upaya pencarian selama 3 hari oleh Basarnas cilacap dan Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Polsek , Koramil Kedungbanteng, Dinas kesehatan, Satpol PP, Tagana, PMI, Seri, Rapi, Ubaloka, MDMC,SAR banyumas, Rapi Purbalingga dan Pemuda pancasila, akhirnya korban di temukan.
       “Kami berhasil menemukan Dulwahid dalam keadaan mengapung di aliran sungai, setelah berhasil di evakuasi selanjutnya di bawa ke puskesmas Patikraja,” tutup Mul. (El)