Home Lintas Jateng Hanya 7 Bulan, Pemkot Semarang Sulap Pasar Kembang Kumuh Jadi Cantik dan...

Hanya 7 Bulan, Pemkot Semarang Sulap Pasar Kembang Kumuh Jadi Cantik dan Tertata Rapi

465
Terima bunga, walikota dan wakil walikota Semarang menerima bunga tanda terimakasih dari para pedagang usai mengikuti prosesi boyongan dan meresmikan lapak pasar kembang Kalisari Semarang.

**Pembangunan Pasar Kembang Kalisari Tahap 1 Telan Dana 9,7 M

Semarang, 23/12 (BeritaJateng.net) – Pemkot Semarang resmi membuka kembali lokasi Pasar Kembang di Jalan Sutomo Kalisari yang selama tujuh bulan telah dilakukan renovasi. Proyek renovasi yang menelan anggaran Rp 9,7 miliar ini telah menjelma menjadi kios-kios moderen yang tertata rapi dan cantik.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan, renovasi Pasar Kembang ini baru tahap pertama. Tahap kedua di 2017 akan kembali dipercantik dengan penataan normalisasi sungai dibelakang pasar kembang, jalan inspeksi, foodcourt, dan lahan parkir.

“Tahap kedua akan ada dana Rp 10 miliar untuk pembuatan lahan dan parkir di sebalah Selatan Pasar Kembang, foodcourt, dan jalan inspeksi,” katanya, saat meresmikan Pasar Kembang Kalisari, Jumat (22/12).

Sementara untuk normalisasi sungai di belakang Pasar Kembang akan memanfaatkan pendanaan dari dana Dinas PSDA juga sebesar Rp 10 miliar. Total di 2017 untuk tahap dua proyek ada Rp 20 miliar. Proyek dikerjakan pada Maret denga garapan Januari sudah ada pemegang tender.

Dalam proyek tahap kedua, selain normalisasi sungai, lahan parkir dan foodcourt, akan dilakukan pula pengecatan rumah-rumah warga di belakag Pasar Kembang dengan cat warna-warni agar terlihat lebih cantik.

“Jadi tidak hanya sebatas tempat berjualan bunga saja, ini akan menjadi salah satu tempat jujugan wisata juga. Ada sungai yang bagus, foodcourt dan pemandangan rumah dengan cat warna-warni,” kata Hendi sapaan akrabnya.

Ketua Paguyuban Pasar Kembang Kalisari Susmianto menambahkan, sedikitnya ada sekitar 114 pedagang bunga. Pemindahan akan bertahap sampai Rabu (28/12) dari penampungan sementara di Lapangan Garnisun Kalisari menuju Pasar Kembang baru.

“Mulai hari ini sudah bisa ditempati. Jadi bertahap pemindahannya ada  41pedagang tanaman pot, 63 floris, dan 7 pedagang pot, total ada 111 pedagang, dan kita tidak akan menambahkan pedagang baru,” katanya.

Pihaknya bersama pedagang akan lebih menjaga dan menata kebersihan Pasar Kembang dari yang kemarin dan berharap Pasar Kembang menjadi ikon kota Semarang.

“Sementara ini masih belum ada listrik, kami menghendaki PLN karena dari kontraktor sudah membayar penuh aliran listrik jadi untuk segera dipasang,” katanya. (EL)