Home Hukum dan Kriminal Hakim Tunda Tuntutan Terdakwa Pembunuhan Mahasiswa UNISRI

Hakim Tunda Tuntutan Terdakwa Pembunuhan Mahasiswa UNISRI

Solo, 29/12 (Beritajateng.net) – Majelis hakim menunda sidang tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan mahasiwa Unisri dengan korban Danang Rusbianto (23), yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Surakarta, Senin.

Sidang perkara pembunuhan mahasiswa dengan terdakwa Lutfi Tedjo Putranto (33) dan Asep Buchori (21), keduanya warga Kadipiro RT 08/RW 04, Banjarsari, Solo itu, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Supriyono dengan anggota Hari Tri H. dan Joni Iswantoro.

Menurut Jaksa Penuntut Umum Sutarno, surat tuntutan terhadap terdakwa Lutfi Tedjo Putranto (33) dan Asep Buchori (21) yang seharusnya dapat dibacakan pada sidang Senin, belum selesai dalam penyusunannya.

“Kami menyusun surat tuntutan perlu waktu untuk menganalisis dan saksi yang dihadirkan juga banyak sehingga kami memohon majelis hakim untuk menunda pada sidang pekan depan,” kata Sutarno.

Ketua Majelis Hakim Supriyono memberikan kesempatan selama sepekan kepada jaksa penuntut umum untuk menyelesaikan surat tuntutannya.

“Kami minta jaksa segera menyelesaikan surat tuntutannya untuk dibacakan pada sidang di PN Surakarta, Senin (5/1),” katanya.

Pada sidang sebelumnya, terdakwa Lutfi Tedjo Putranto (33), warga Kadipiro RT 08/RW 04, Banjarsari, Solo, mengaku menyesal membacok korban, Danang Rusbianto (23), warga Gumantar Pelem Gadung Karangmalang, Sragen.

Lutfi Tedjo Putranto yang didampingi penasihat hukum Kris Makahekong mengatakan perkelahian yang menyebabkan korban, Danang Rusbianto, meninggal terjadi di jalan kampung Kadipiro Banjarsari, Minggu (24/8), sekitar pukul 03.30 WIB.

Ia mengatakan ketika Asep Buchori (terdakwa kedua) berkelahi dengan korban, dirinya langsung turun untuk melerai. Tetapi, dia langsung mengeluarkan celurit yang diselipkan di punggungnya.

Terdakwa kemudian membacok korban hingga tiga kali mengenai dahi, dada, dan pantat hingga tersungkur.

Terdakwa mengaku sebelumnya dirinya beberapa kali dipukul oleh terdakwa Asep hingga terjatuh. Korban mendekatinya, sedangkan dirinya kemudikan membacok Danang hingga tidak berdaya. (Ant/BJ)