Home Lintas Jateng H-15 Lebaran, Jalur Welahan-Gotri Bebas Perbaikan Jalan

H-15 Lebaran, Jalur Welahan-Gotri Bebas Perbaikan Jalan

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Jepara, 15/6 (BeritaJateng.net) – Mengantisipasi arus mudik tahun ini, Jalur Welahan-Gotri akan disterilkan dari aktivitas proyek perbaikan jalan, maksimal sejak 15 hari sebelum lebaran (H – 15). Hal itu untuk menjamin kelancaran arus lalulintas warga Jepara dari luar kota dan sebaliknya.

Kepala Bidang Perhubungan Darat pada Dishubkominfo Jepara, Setyo Adi Widodo menerangkan, Jalur Welahan-Gotri memang saat ini masih dalam proses perbaikan (betonisasi) di sejumlah titik karena mengalami kerusakan parah.

Menurutnya, sesuai dengan kesepakatan dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah, jika pengerjaan memang belum bisa selesai, maka aktivitas proyek diimbau untuk dihentikan sementara sejak H-20, dan maksimal pada H-15 sebelum lebaran, hingga 10 hari paska lebaran (H +10).

“Untuk kepastian perkembangan proyek, dinas terkait yang tahu. Hanya saja, kami berharap dua jalur bisa digunakan saat arus mudik tersebut,” tandasnya.

Jalur Welahan – Gotri memang menjadi andalan transportasi dari Jepara menuju Semarang dan sebaliknya. Jalan tersebut juga menjadi jalur alternatif dari Demak menuju Kudus. Jalur Provinsi tersebut mengalami kerusakan parah sejak tahun lalu.

Untuk kebijakan kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut, lanjut dia, pihaknya belum bisa memastikan apakah bisa melintas saat masa arus mudik dan arus balik. Hanya saja sesuai dengan kebijakan sebelumnya, kendaraan berat selain angkutan barang kebutuhan bahan pokok (Sembako), tidak diperbolehkan melintas mulai H-4 hingga H+1.

“Kemarin juga kami usulkan demikian. Tapi ada sejumlah usulan baru dari stakeholder. Jadi sampai saat ini kami belum bisa memastikan soal kebijakan tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, untuk menentukan kepastian semua kebijakan itu, pihaknya akan melakukan survei terlebih dahulu. Baik soal kondisi jalan, perkembangan proyek, perhitungan jumlah kendaraan yang melintas, hingga potensi kepadatan. “Hal ini demi kenyamanan dan keamanan bersama. Kebijakan memang harus sesui dengan kondisi lapangan,” ucapnya.

Sementara itu, menurut Mulyoso selaku pengawas pelaksana perbaikan jalan menyatakan, perbaikan jalur Welahan – Gotri ini terus dikebut, sehingga pada H – 15 jelang lebaran bisa dilintasi secara normal. Untuk memenuhi target H-15 lebaran, perbaikan jalan harus lembur hingga malam hari.

“Direncanakan pekerjaan perbaikan jalan selesai hingga 2  Juli mendatang,” tutur Mulyoso, pengawas pelaksana perbaikan jalan. (Bj18)