Home Lintas Jateng H-14, THR Harus Dibayarkan

H-14, THR Harus Dibayarkan

image

Jepara, 22/6 (Beritajateng.net)  –  Tunjangan Hari Raya (THR) untuk pekerja diinstruksikan untuk dibayarkan 14 hari sebelum lebaran atau H-14. Untuk memastikan THR terbayarkan, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jepara akan melakukan pantauan sejak dua pekan menjelang lebaran.
 
Kepada Dinsosnakertrans Jepara, M Zahid menjelaskan, kebijakan tersebut didasarkan pada surat edaran Kementerian Ketenagakerjaan RI Nomor SE.7/MEN/VI/2015 tertanggal 3 Juni, serta berdasarkan Surat Edaran Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Nomor 560/8019 tertangal 8 Juni 2015. Surat tersebut berisi instruksi memberikan hak THR Keagamaan kepada pekerja di Indonesia oleh perusahaan.
 
“Kedua surat itu sudah kami tindaklanjuti dengan mengedarkan surat edaran ke semua perusahaan di Jepara. Dalam waktu pembayaran sesuai yang diinstruksikan, kami akan melakukan pantauan di lapangan,” terang Zahid.
 
Berdasarkan peraturan yang ada, lanjut dia, THR dibayarkan kepada pekerja yang telah bekerja minimal selama tiga bulan. Perhitungannya, masa kerja dibagi 12 bulan kerja dan dikalikan besaran upah/bulan. Besaran upah tersebut merupakan upah pokok ditambah tunjangan tetap.
 
“Dengan perhitungan ini, maka pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan akan mendapatkan THR sebesar upah sebulan. THR ini dimaksudkan tak lain agar menjaga kondusifitas dunia kerja,” urainya.
 
Zahid menambahkan, meski diinstruksikan H-14, tapi pihaknya memberikan batas maksimal pembayaran hingga H-7 Lebaran. Hal ini dilakukan mengingat dinamika perusahaan di Jepara lebih variatif.
 
Pengawas Ketenagakerjaan pada Dinsosnakertrans Jepara, Muktiati menambahkan, meski diinstruksikan mulai dibayar pada H-14, perusahaan masih diberi deadline pembayaran pada H-7. Jika belum bisa memenuhi pada saat itu, maka perusahaan harus melakukan bipartite, dibuktikan dengan berita acara.(BJ18)