Home Lintas Jateng Gubernur Tolak Hentikan Recruitmen Direksi PDAB

Gubernur Tolak Hentikan Recruitmen Direksi PDAB

Ganjar
Semarang, 24/6 (BeritaJateng.net) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menolak rekomendasi Komisi C DPRD Jateng yang meminta agar recruitmen direksi Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) dihentikan sementara menunggu selesainya revisi Perda No 7 Tahun 2012 Tentang PDAB.

“Proses itu (recruitmen) jalan terus, kalau harus menunggu revisi perda ya sampai kapan. Masuk prolegda aja belum,” ugkapnya.

Gubernur menegaskan, proses recruitmen direksi PDAB sudah dilakukan sesuai aturan. Oleh karena itu dia tetap meneruskan sesuai schedule yang ditetapkan. 

Disinggung soal tidak diikutkannya direksi PDAB yang saat ini masih menjabat dalam proses recruitmen padahal menurut Anggota DPRD Jateng, prestasinya bagus dengan mampu memberikan PAD sebesar Rp. 2 miliar pada tahun 2014, Ganjar justru minta agar anggota dewan obyektif mensikapi hal ini.

“Prestasi yang mana, PAD itu investasi lho bukan prestasi dia. Malahan ada kebocoran 21 persen. Kenapa anggota dewan tidak teriak atas hal ini. Kenapa hanya saya yang teriak?,” tegasnya.

Menanggapi sinyalemen ada tiga orang pelamar direksi yang memiliki rekam jejak tidak baik pada jabatan sebelumnya, Ganjar minta agar anggota dewan memberikan data soal hal tersebut. Dia berjanji akan melakukan penelusuran kebenaran informasi dimaksud. 

Sementara itu Anggota Komisi C DPRD Jateng Dra Hj Kusdillah mengharapkan agar Gubernur Ganjar Pranowo bijak dalam menanggapi masukan anggota DPRD. “Kami minta agar tidak semua direksi diganti agar kesinambungan programnya berjalan. Itu semua untuk kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Soal kebocoran di PDAB, Kusdilah malah kaget mendapat informasi itu. Dia mengaku tidak mengetahui ada informasi tersebut karena dalam laporannya ke komisi, kebocoran tersebut tidak disampaikan, hanya progres dan keuntungan yang diwujudkan dalam PAD saja yang dilaporkan.

“Kalau memang ada kebocoran mestinya harus ditindaklanjuti agar jelas siapa yang salah. Prinsipnya bukan soal personal tapi kesinambungan program dan prestasi perusda tersebut yang kami inginkan,” pungkasnya. (BJ13)