Home Headline Grebek Gudang, BNN Sita Ratusan KG Sabu

Grebek Gudang, BNN Sita Ratusan KG Sabu

1010
0

*Dimasukkan Ke Mesin Genset, Ratusan Kilogram Sabu Diselundupkan Dari Pakistan

Jepara, 27/1 (BeritaJateng.net) – Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan penggrebekan narkoba di Gudang CV. Jepara Raya Internasional desa Pekalongan Rt 4/3 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, Rabu (27/1) sekira pukul 13.00 WIB.

Penggrebekan BNN dipimpin oleh Deputi Pemberantasan Narkoba Irjen Pol Arman Depari dan menangkap empat tersangka pelaku pemilikan narkoba.

Satu Warga Negara Asing (WNA) asal negara Pakistan bernama Muhammad Riaz atau Jane (45) berhasil diamankan polisi, tiga tersangka lain yakni Didi Triyono (40) asal Perum Regency desa Pekalongan Rt. 07/02 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara yang tak lain merupakan penyewa gudang serta dua kuli gudang bernama Sarkadi (71) dan Karim (50) berhasil diamankan beserta barang bukti.

Pasca dilakukan penggeledahan di gudang didapati narkoba jenis sabu yang disimpan di dalam beberapa mesin Genset (pompa air) merek Zhuoma.

Modus ini terhitung modus baru untuk menyelundupkan narkoba dari luar negeri. Barang bukti Sabu-sabu yang disimpan di mesin Genset merek Zhuoma berasal dari Negara Pakistan dan masuk Indonesia menggunakan Transportasi jalur laut melalui pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan bergeser ke Wilayah Kabupaten Jepara hingga sampai ke gudang CV. Jepara Raya Internasional.

Gudang CV. Jepara Raya Internasional yang telah disewa oleh Tersangka dan menyimpan barang bukti sabu-sabu adalah milik Yun Felizar atau Ujang (40) alamat desa Pekalongan Rt 04/03 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara.

Data yang dihimpun BeritaJateng.net rata- rata tiap mesin genset setelah dibongkar terdapat Jenis Sabu terbungkus plastik dengan berat 1,7 sampai dengan 1,9 Kilogram.

Sedangkan jumlah mesin Genset yang berada di Gudang sebanyak 192 unit mesin, diperkirakan total Barang Bukti Sabu-sabu sekitar 300 Kg.

Penangkapan tersangka, berdasarkan informasi merupakan pengembangan atas penangkapan pelaku sekaligus pemilik narkoba di Grahapadma dan DP Mall. Selanjutnya informasi dikembangkan dan dilakukan penggrebekan di Gudang CV. Jepara Raya Internasional.

Hingga saat ini tim BNN dibantu oleh Polres Jepara masih melakukan penghitungan barang bukti dan penjagaan mengingat banyak masyarakat yang melihat dari luar. (Bj)