Home Ekbis GrabExpress Berkontribusi Kembangkan Bisnis UMKM Indonesia

GrabExpress Berkontribusi Kembangkan Bisnis UMKM Indonesia

358

Semarang, 29/11 (BeritaJateng.net) – Upaya GrabExpress memberikan pelatihan mengenai pemasaran digital dan fotografi produk diharapkan bisa memperluas jangkauan bisnis usaha mikro kecil menengah (UMKM). Adapun Kota Semarang dengan pertumbuhan UMKM yang sangat pesat mendapatkan kesempatan tersebut.

”Misi kami Grab for Good diharapkan bisa meningkatkan kompetensi dan pengetahuan. Kami juga mengenalkan lima fitur baru yang membantu akselerasi bisnis wirausahawan mikro supaya lebih aman, mudah, dan efisien, ” ujar Head of GrabExpress Grab Indonesia, Tyas Widyastuti pada acara GrabExpress bagi pelaku UMKM, di Hotel Patra, Semarang, Kamis (28/11).

Tyas menjelaskan, GrabExpress telah menjadi layanan kurir berbasis aplikasi yang memiliki pertumbuhan paling cepat di Indonesia, di mana telah melayani 150 kota di seluruh Indonesia. Pada layanan tersebut, lebih dari 50% pengguna adalah wirausahawan mikro yang menjual barangnya melalui media sosial maupun marketplace.

Sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ecommerce di Indonesia, jumlah pengiriman harian dengan menggunakan GrabExpress pun telah meningkat lebih dari 20 kali lipat dalam satu tahun terakhir. Layanan kurir instan milik Grab itu juga diapresiasi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang.

FX Bambang Suranggono selaku Kepala Dinkop dan UMKM Kota Semarang mengungkapkan, dengan visi menjadikan kota Atlas ini sebagai kota UMKM di tahun 2020, pihaknya terus memfasilitasi bagi para pelaku usaha mulai dari pendampingan, promosi, pemasaran hingga modal usaha.

”Dengan layanan kurir ini bisa memberikan harapan agar bisnis bisa berkembang serta menjangkau lebih banyak pelanggan dengan layanan logistik yang cepat, aman, dan mudah, ” ujar Bambang.

Sementara itu, Wakil Ketua Keorganisasian, Keanggotaan, dan Kelembagaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Semarang, Mahar Soedjana menjelaskan, komitmen Kadin untuk bisa terlibat dalam pemberdayaan UMKM tetap teguh dijalankan.

”Harapannya pelatihan seperti ini bisa membuat iklim wirausaha positif di Kota Semarang dan produk yang dihasilkan juga bisa bersaing dengan lainnya, ” imbuh Mahar.

Sebelumnya, pelatihan serupa sukses dilaksanakan di Jakarta dan akan digelar di berbagai kota termasuk Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Di Semarang, para wirausahawan mikro dilatih oleh Milatina NH, pemilik Bisnis Mode Online Zappelinshop dan Muchamad Noor Eva. Selain itu juga ada fotografer dan pendiri Komunitas Fotografer Semarang yang berbagi tentang strategi pemasaran digital dan teknik fotografi produk. Setelah para peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, diharapkan dapat bersaing di era industri 4.0.  (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here