Home Headline Gerindra Semarang Intensifkam Komunikasi Dengan KMP

Gerindra Semarang Intensifkam Komunikasi Dengan KMP

6-lambang-partai-gerindraSemarang, 27/1 (Beritajateng.net) – Partai Gerindra Kota Semarang terus mengintensifkan komunikasi dengan partai politik anggota Koalisi Merah Putih (KMP) untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Kota Semarang 2015.

“Kami sudah bersilaturahmi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebenarnya, dengan semua parpol KMP sudah ada komunikasi,” kata Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Suharyanto di Semarang, Selasa.

Ia mengakui Gerindra memang memprioritaskan komunikasi dengan parpol anggota KMP, seperti Golkar, PKS, dan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam menyiapkan strategi menghadapi pelaksanaan pilkada.

Sejauh ini, Gerindra memang masih dalam tahap komunikasi dengan parpol-parpol lain sejalan dengan garis kebijakan dari KMP, apalagi Gerindra tidak bisa mengusung calon sendiri.

“Prinsipnya begini, Gerindra di DPRD Kota Semarang kan hanya dapat tujuh kursi. Untuk mencalonkan sendiri minimal harus dapat 20 persen, atau 10 kursi. Berarti, kami harus tetap berkoalisi,” katanya.

Untuk figur yang akan diusung pada pilkada, ia mengakui saat ini masih terus melakukan pemetaan dan penjajakan figur yang layak untuk diajukan sebagai calon Wali Kota Semarang lima tahun ke depan.

Suharyanto mengatakan partainya terbuka atas masukan dari masyarakat terkait dengan figur yang akan diusung pada pilkada, sebab nantinya setelah terpilih mereka juga bekerja bersama masyarakat.

“Semarang kan tidak bisa dibangun Gerindra sendiri. Jadi, harus bersama-sama. Bukan hanya oleh kalangan parpol, melainkan seluruh unsur masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan tokoh yang akan diusung pada pilkada nantinya oleh Gerindra, haruslah memiliki elektabilitas, popularitas, dan kapabilitas yang mumpuni dan setidaknya menyamai dengan figur petahana.

“Bahkan, kalau bisa harus melebihi elektabilitas, popularitas, dan kapabilitas yang melebihi ‘incumbent’. Siapa calonnya, ya, kami persilakan masyarakat untuk menilai siapa yang layak,” katanya.

Hal yang jelas, kata dia, langkah penjaringan akan segera dibuka setelah komunikasi yang dilakukan mencapai kesepahaman dengan parpol-parpol lain yang sejalan visi-misinya untuk membangun Kota Semarang.

“Setidaknya, kami masih memiliki waktu satu bulan ini sebelum melakukan penjaringan. Tak cukup hanya figur yang cuma dikenal, tetapi yang memahami persoalan yang terjadi di Kota Semarang,” kata Suharyanto.(ant/bj02)