Home Headline Gengster Sukun Stress Disambar Alap – Alap Polsek Tembalang

Gengster Sukun Stress Disambar Alap – Alap Polsek Tembalang

313

Semarang 7/06 (Beritajateng.net) – Bergaya bagai gengster, sekelompok remaja berusia belasan tahun ini berbuat ulah. Mereka yang tergabung sebagai anggota gengster “Sukun Stress” ini diamankan jajaran Polsek Tembalang, usai salah satu dari kelompok mereka ini menyerang seorang remaja lain.

Disampaikan oleh Kapolsek Tembalang Kompol Mas’ud, pihaknya telah mengamankan pentolan gengster Sukun Stress yakni Diki Andika R (15) warga Kelurahan Srondol Kulon Kecamatan Banyumanik Kota Semarang.

Kapolsek Tembalang Beri Himbauan Kepada Para Pelaku Penganiayaan

Diki diamankan petugas, lantaran melakukan aksi penganiyaan terhadap korban, yang dikira anggota dari gengster lain, yaitu gengster Kp Srinindito, Semarang Barat.

Korban yang berinisial MK (14) warga Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Semarang ini, menjadi korban penyerangan salah sasaran oleh Diki dan kelompoknya. “Penganiyaan yang dilakukan pelaku Diki, berawal saat melihat korban melintas di perempatan Jembatan Sikatak Jalan Prof. Soedharto Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang Kota Semarang, Minggu (5/7/2020) sekira pukul 15.00 WIB. Pelaku yang masih berstatus pelajar kelas 3 SMP itu, menyerang korban dengan cara melempar kepala korban dengan batu,” jelas Kapolsek Tembalang.

Ditambahkan oleh Kompol Mas’ud, korban hingga kini masih belum sadarkan diri dan masih dalam perawatan intensif akibat pendarahan otak di Rumah Sakit IGD RSND Undip, Tembalang, Semarang. “Korban masih belum sadarkan diri sampai sekarang,” jelas Kompol Mas’ ud singkat.

Mendapatkan laporan tersebut, Panit 2 Reskrim Polsek Tembalang Ipda Endro Soegijarto dan tim Alap-Alap Polsek Tembalang melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya Senin (6/7/2020) sekira pukul 01.00 WIB.

Petugas juga menyita barang bukti berupa batu seukuran kepalan tangan orang dewasa, jumper putih, celana pendek, dan motor milik pelaku Yamaha Jupiter warna merah berplat nomor H 3994 YR.

Pelaku dikenakan pasal 351 KUHPidana tentang penganiyaan dengan undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. (NG/BJ)