Home Lintas Jateng GEMPURA Desak Kejati Tuntaskan Kasus Kolam Retensi

GEMPURA Desak Kejati Tuntaskan Kasus Kolam Retensi

Semarang, 1/12 (BeritaJateng.net) – Demontran yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Uang Rakyat (Gempura) melakukan aksi demo menuntut Kejati Jateng atasi secara cepat kasus korupsi, gratifikasi, dan suap Kolam Retensi Muktiharjo.

Aksi mulai bundaran air mancur  tentang penegakan hukum tentang jalan Pahlawan dan menuju didepan gedung Kejaksaan Tinggi Jateng.

Mustofa, selaku koordinator Lapangan dalam aksi demo tersebut menyampaikan bahwa pihaknya menginginkan dan menuntut secara adil dan tak memandang jabatan.

“Seperti kasus Kolam Retensi Mlatiharjo yang menyeret nama kepala dinas kota. Kami Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Uang Rakyat (Gempura) mendorong serta memberikan dukungan kepada penegak hukum untuk cepat mengusut kasus-kasus korupsi, gratifikasi, Suap-menyuap di kota Semarang,” katanya.

Lanjutnya, Penegakan hukum kasus ini, kami Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Uang Rakyat (Gempura) menyatakan sikap diantaranya.

1. Supremasi Hukum adalah panglima di Negeri RI dan harga mati untuk selalu di tegakan.
2. Asas keadilan dan Kepastian Hukum harus ditegakkan sepastinya dan se-adil-adilnya.
3. Semua warga Negara di depan hukum adalah sama, tidak ada perbedaan entah itu dia pejabat (Walikota) atau masyarakat, bawahan atau atasan semuanya sama dimata hukum.
4. Mendukung Pihak Kejaksaan Tinggi Jateng untuk mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang mengambil dan merugikan uang rakyat (Negara).
5. Mendorong serta memberikan dukungan kepada pihak penegak hukum (Kejati Jateng) untuk mengusut kasus-kasus Korupsi, grafitikasi dan suap- menyuap( Kolam Retensi mlatiharjo).
6. Mendukung dan mendesak pihak Kejati Jateng untuk memproses kasus korupsi khusunya Kasus Kolam Retensi Mlatiharjo secara adil, terbuka, dan transparan.
7. Mendukung dan mengharapkan pihak Kejati Jateng untuk segera menetapkan tersangka-tersangka baru dalam kasus Korupsi Kolam Retensi Mlatiharjo bila mana memang sudah memenuhi syarat-syarat formilnya (alat bukti).
8. Mendukung media massa untuk selalu bergandengan dalam hal mengungkap kasus-kasus korupsi yang ada di Jawa Tengah.(BJ)