Home Lintas Jateng Gelombang Tinggi Nelayan Diimbau Tidak Melaut

Gelombang Tinggi Nelayan Diimbau Tidak Melaut

nelayan

Jepara, 9/2 (BeritaJateng.net) – Nelayan di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di laut karena gelombang air laut di daerah setempat masih tinggi kata Syahbandar Jepara Yuniarso.

“Hari ini, ketinggian gelombang laut masih mencapai 2 meteran sehingga belum aman untuk aktivitas nelayan di laut,” ujarnya di Jepara, Senin.

Ia berharap, imbauan tersebut diindahkan para nelayan, karena demi keselamatan mereka sendiri.

Apabila cuaca laut kembali normal seperti sebelumnya, dia mempersilakan, para nelayan untuk melaut.

Untuk aktivitas kapal penumpang yang melayani penyeberangan dari Jepara ke Karimunjawa atau sebaliknya, kata dia, hari ini (9/2) kembali beroperasi setelah dua hari tidak beroperasi karena gelombang ombak laut yang tinggi.

Pada Jumat (6/2), lanjut dia, kapal penumpang yang melayani penyeberangan memang beroperasi, namun hari berikutnya harus berhenti operasi karena gelombang ombak yang tinggi dan hari ini (9/2) kembali beroperasi.

Ketinggian gelombang laut di Karimunjawa, kata dia, saat ini mencapai 2 meteran dengan kecepatan angin antara 7-14 knot.

Sementara di laut utara Jateng, kata dia, kecepatan anginnya mencapai 14 knot dengan gelombang rata-rata antara 0,5-1,25 meter, sedangkan gelombang maksimal antara 1,25-2 meter.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jateng, kata dia, kondisi gelombang laut di Perairan Jepara pada Selasa (10/2) masih sama dengan yang terjadi hari ini (9/2).

Musthofa, salah seorang nelayan asal Jepara mengakui, setiap terjadi gelombang ombak tinggi nelayan secara otomatis memang tidak melaut karena demi keselamatan diri.

“Selama ini, cuaca laut memang berfluktuasi karena terkadang cuaca laut normal selama satu dua hari, kemudian kembali muncul gelombang ombak tinggi,” ujarnya. (ant/BJ)