Home Lintas Jateng Gelombang Tinggi Ancam Keselamatan Nelayan di Malut

Gelombang Tinggi Ancam Keselamatan Nelayan di Malut

image
Ilustrasi

Ternate, 11/1 (Beritajateng.net) – Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) Babullah Ternate, Maluku Utara, mengingatkan bahwa gelombang tinggi di perairan di daerah itu dalam dua hari ke depan dapat mengancam keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil.

“Kami meminta kepada para nelayan dan kapan penumpang berukuran kecil untuk mewaspadai gelombang tinggi mencapai 3 meter yang berpotensi terjadi pada sejumlah wilayah di Malut,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Kota Ternate, NH Simbolon di Ternate, Minggu.

Gelombang tinggi yang diprediksi mencapai lebih dari tiga meter, berpeluang terjadi di perairan timur Halmahera, perairan Kepulauan Sula, Halmahera Utara, Halmahera Barat dan Halmahera Timur.

Menurut dia, tinggi geolombang laut di perairan Malut berkisar antara 2 sampai 3 meter ini sangat mengganggu aktivitas pelayaran, terutama bagi nelayan yang menggunakan perahu berukuran kecil Sedangkan di perairan utara dan barat serta laut Halmahera, tinggi gelombang bisa mencapai 2 hingga 3 meter, selain tinggi gelombang laut, BMKG juga merilis risalah kondisi cuaca yang sebagian besar wilayah Malut mengalami intensitas hujan sedang hingga lebat.

Arah dan kecepatan angin juga bervariasi misalnya di Ternate, arah angin selatan dengan kecepatan 18-36 knot per jam, kecepatan angin ini akan berdampak pada tingginya gelombang laut, sehingga khususnya nelayan yang menggunakan perahu-perahu kecil untuk mewaspadai tinggi gelombang laut pada beberapa kawasan perairan.

“Kami meminta kepada nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk tetap mewaspadai tinggi gelombang laut pada beberapa kawasan yang dianggap rawan karena tinggi gelombang mencapai lebih dari 3 meter,” katanya.

Sementara itu, sejumlah penumpang yang ingin berhari raya Idul Adha di Pulau Halmahera Barat terpaksa menunda keinginannya, menyusul tingginya gelombang laut di perairan tersebut.

Salah seorang calon penumpang Ternate tujuan Sofifi, Ahmad, ketika dikonfirmasi menyatakan dirinya akhirnya membatalkan perjalanannya ke Sofifi dengan menggunakan speedboat, karena kondisi cuaca yang cukup kurang bersahabat.(Ant/Bj02)