Home Headline Gelapkan Mobil dan Motor, Pasutri Diringkus Polisi

Gelapkan Mobil dan Motor, Pasutri Diringkus Polisi

Pelaku dimintai keterangan penyidik.
Pelaku dimintai keterangan penyidik.
Pelaku dimintai keterangan penyidik.

Karanganyar, 22/1 (BeritaJateng.net) – Polres Karanganyar mengamankan laki-laki dan perempuan yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang diduga menggelapkan mobil rental dan juga sepeda motor. Mobil rental tersebut salah satunya milik Munawaroh warga Sambirejo, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Kini pasangan suami istri Suharyono (55) dan Siti Zulaikah (51) warga Beran RT 15, Desa Donohudan, Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah harus merasakan dinginnya sel tahanan Polres Karanganyar karena terbukti telah melakukan penipuan juga penggelapan mobil dan sepeda motor sejak 12 April 2014 lalu.

Kapolres Karanganyar AKBP Mahedi Surindra, mengatakan pelaku ditangkap di rumah kontrakannya di Tulungagung, Jawa Timur pada 6 Januari lalu. Saat penangkapan hanya istrinya yang dirumah.

“Menurut keterangan istrinya, keberadaan Suharyono bisa diketahui dan akhirnya diringkus,” jelasnya saat gelar perkara di Polsek Gondangrejo, Karanganyar, Kamis (22/1/2015).

Suharyono kesehariannya adalah guru PNS yang bertugas di salah satu MTS di Boyolali dan istrinya ibu rumah tangga biasa.

Dalam melakukan aksinya ungkap AKBP Mahedi, mereka berpura-pura menyewa mobil di rental milik Munawaroh warga Sambirejo, Rt 02/3 Desa Tuban, Gondangrejo, Karanganyar, Jawa Tengah.

“Awalnya lancar membayar uang sewanya. Kemudian mereka menyewa kembali mobil Avanza nopol AD 8509 warna hitam selama satu bulan sebesar Rp 6 juta. Minggu pertama membayar Rp 3 juta. Selanjutnya keduanya menghilang begitu saja,” ungkap Kapolres Karanganyar.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni 7 unit sepeda motor, masing-masing Honda Vario, 2 Yamaha Mio, Honda Revo, Honda GL 100, Yamaha Jupiter dan 2 Suzuki Shogun. Barang bukti lainnya adalah sebuah mobil Mitsubhisi Kuda, 2 Toyota Avansa, 1 unit Daihatsu Xenia dan Isuzu Panther.

Kedua tersangka ini akan dijerat dengan pasal 378 KUHP Jo 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan. Ancaman hukuman pidana 4 tahun. (BJ24)