Home Hiburan Gebyuran Bustaman, Kebahagiaan Sambut Ramadhan

Gebyuran Bustaman, Kebahagiaan Sambut Ramadhan

image

Semarang, 14/6 (BeritaJateng.net)-Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan Warga Kampung Bustaman RT 05 RW 03 melakukan tradisi yang sudah berjalan selama empat kali. Menurut Heri, tokoh masyarakat di kampung Bustaman, tradisi ini sering dinamakan gebyuran, karena diambil dari bahasa Jawa.

“Prosesnya seperti pada waktu mandi, diguyur air biar bersih. Semua warga kampung Bustaman yang berjumlah 300 lebih termasuk Lurah tidak boleh marah. Air dilempar kepada siapapun. Warga bersuka ria dilempar air mengibaratkan berbahagia akan datangnya bulan Suci Ramadhan, “paparnya.

Salah satu warga kampung Bustaman Tri Purwanti, menjelaskan adanya tradisi gebyuran membuat senang. “Sambil menggendong anak, saya berusaha untuk tetap keluar rumah. Padahal anak saya sedang sakit. Semua warga disini harus mau diguyur air. Kalaupun berada di dalam rumah, ketika keluar siap-siap diguyur,”ujarnya.

Tradisi ini untuk membersihkan diri di bulan suci, di sisi lain kampung Bustaman terlihat kumuh, plastik dan air tergenang di mana-mana tidak mencerminkan kebersihan menyambut bulan suci. Apalagi pakaian, rambut warganya serta lokasi kampungnya dimana-mana tercium bau kambing yang menjadi ciri khas, penjual gulai dan sate Bustaman. (Mg-1)