Gaungkan Bumi Soedirman, Komunitas Trail Purbalingga Gelar STA#2

Gaungkan Bumi Soedirman, Komunitas Trail Purbalingga Gelar STA#2.
             Purbalingga, 10/7 (BeritaJateng.net) – Kondisi geografis Purbalingga dengan banyaknya pegunungan dan sungai, menjadikan Purbalingga sebagai tempat favorit bagi gelaran trail adventure. Peluang tersebut ditangkap komunitas trail Purbalingga dengan menyelenggarakan gelaran Soedirman Trail Adventure (STA) 2 yang dilaksanakan mengambil start dan finish dari Monumen Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman, Desa Bodaskarangjati Kecamatan Rembang, Minggu (09/07).
               Menurut Ketua Panitia Penyelenggara STA 2 Idrus Asjasmara, dari target 800 peserta, membludak menjadi lebih dari 1.500 peserta baik peserta lokal maupun dari luar daerah. Tercatat peserta STA 2 paling jauh datang dari Kalimantan Selatan dan Sulawesi, dan terbanyak adalah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Gelaran STA 2 ini sekaligus juga mengenalkan tempat kelahiran Jenderal Besar Soedirman, dengan mengambil rute yang mencakup dua Kecamatan yaitu Kecamatan Rembang dan Kecamatan Karangmoncol sejauh 52 kilometer.
                “Rute STA 2 mengambil start dari MTL Jenderal Soedirman- Desa Wanogara Wetan-melewati Kali Gintung -Wanogara Kulon, kemudian melewati rute Kecamatan Karangmoncol mulai dari Desa Pekiringan, Taman Sari, Rajawana, Makam, dan kembali rute Kecamatan Rembang yaitu melewati Kali Bodas Desa Bodaskarangjati- Bantarbarang dan finish kembali ke MTL Jenderal Soedirman” kata Idrus.
                 Hadiah satu unit mobil, serta 3 unit motor disediakan bagi para peserta STA 2 dan berbagai doorprize menarik lainnya. Hadiah bagi gelaran STA 2 juga diberikan oleh Bupati Purbalingga H. Tasdi, SH. MM. berupa seekor sapi. Hadiah sapi tersebut secara simbolis diberikan Bupati Tasdi kepada panitia sesaat setelah mengibarkan bendera start dengan disaksikan Camat Rembang Drs. Suroto, M.Si. serta para pejabat Pemkab Purbalingga lainnya.
                 “Saya mengapresiasi kegiatan STA2 ini untuk menggaungkan Kecamatan Rembang  sebagai bumi kelahiran Jenderal Besar Soedirman. Kita sebagai generasi penerus wajib meneladani kiprahnya, dan saya bertekad  membangun Rembang menjadi kota keempat di Kabupaten Purbalingga,” kata Bupati Tasdi.
                 Untuk mewujudkan Rembang menjadi daerah perkotaan, lanjut Bupati Tasdi, akan segera dibangun kantor Kecamatan Rembang yang lebih representatif dan juga akan dibuat alun-alun di lingkungan MTL Jenderal Soedirman, selain itu juga pembangunan pelebaran jalan di wilayah Rembang dan sekitarnya mulai dari 7 sampai 9 meter.
               Gelaran STA 2 ini juga mendapat apresiasi positif dari masyarakat, apalagi rute STA 2 juga melalui jalan umum dan juga jalan-jalan pedesaan sehingga masyarakat secara langsung dapat menikmati gelaran STA 2 bahkan tidak jarang para peserta yang sedang berlomba berbaur di jalan dengan masyarakat umum. Salah seorang warga Bodaskarangjati, Sugiyarto (72) merasa senang karena STA 2 menjadi hiburan bgai semua masyarakat.
               “Kami senang ada balapan seperti ini, selain rame, jadi hiburan gratis yang bisa dinikmati siapa saja, bagi yang berjualan juga laris karena banyak penontonnya, juga tentun kami bangga, tempat lahir asli Jenderal Soedirman menjadi terkenal dimana-mana,” kata Sugiyarto.
                 Dilain tempat, salah seorang peserta STA 2 dari Banjarpatoman Jawa Barat, Budi (40) menyayangkan tidak tersedianya layanan home stay yang sangat dibutuhkan bagi peserta dari luar kota seperti dirinya. Budi menuturkan, keberadaan tempat istirahat bagi peserta adalah penting mengingat sebelum mengikuti kegiatan, peserta dari luar kota tentu butuh istirahat memulihkan stamina setelah melakukan perjalanan jauh dari tempat asal menuju arena kegiatan.
               “Saya kira kedepan, penyelenggara juga harus mempersiapkan segala kebutuhan peserta khususnya bagi peserta dari luar kota, utamanya ketersediaan tempat istirahat, dan tentunya hal ini akan menjadikan masyarakat di sekitar arena kegiatan mendapat keuntungan dengan terlibat secara langsung menyediakan layanan tempat istirahat bagi peserta luar kota yang membutuhkan,” kata Budi. (yit/el)

Tulis Komentar Pertama