Home Hukum dan Kriminal Gara-gara Sakit Rematik, Subaji Nekat Gantung Diri di Kandang Sapi

Gara-gara Sakit Rematik, Subaji Nekat Gantung Diri di Kandang Sapi

115
0
Jenazah.
         BLORA, 9/1 (BeritaJateng.net) – Warga di sekitar Rt 02/Rw 01, Desa Patalan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat yang dalam posisi mengantung di kandang sapi Selasa (9/1/2018).
           Setelah didekati ternyata diketahui bahwa mayat itu adalah merupakan Subaji (62), warga setempat. Diduga korban nekad mengakhir hidupnya lantaran mengalami sakit rematik yang tak kunjung sembuh.
          Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Mukti Warni (63) istrinya korban. Mukti yang saat itu hendak menuju ke kandang sapi, dikejutkan dengan kondisi suaminya yang sudah tergantung di depan pintu belakang.
          Lantaran kaget, Mukti Warni langsung berteriak histeris dan meminta tolong pada sejumlah tetangganya.
“Mendengar teriakan istri korban, sontak Warga beramai-ramai mendatangi asal suara,” ujar Riswati salah satu tetangganya.
          Sebelum ditemukan gantung diri, warga mengaku tidak ada kejanggalan pada perilaku korban. Korban sempat beraktivitas seperti biasa di pasar.
         “Ternyata siang hari disayangkan korban ditemukan telah menggantung di pintu kandang sapi belakang rumahnya sendiri”, imbuh Riswati.
          Mengetahui hal itu warga langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak Kepolisian Polsek Blora. Polisi yang mendapatkan laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi mayat pria tua itu dan mengevakuasinya.
           “Hasil dari olah TKP (tempat kejadian perkara) tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada korban. Sehingga penyebab kematian dari korban adalah murni bunuh diri,” terang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sudarno, Kapolsek Blora.
          Setelah dilakukan visum oleh Tim Identivikasi Polres Blora dan Tim Medis jenazah korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga korban untuk segera dimakamkan. Menurut keluarga selama ini korban diketahui menderita sakit rematik yang tak kunjung sembuh.
         “Usai memeriksa jenazah korban, kami mengamankan seutas tali tampar warna biru sepanjang 1,5 meter sebagai barang buktinya bahawa korban murni bunih diri,” pungkas AKP Sudarno.
(MN/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here