Home Headline Gara-gara Knalpot Pemuda Tewas Ditusuk

Gara-gara Knalpot Pemuda Tewas Ditusuk

563
image
Ilustrasi

Pekalongan, 6/1 (BeritaJateng.net) – Tersinggung gara-gara dimaki lantaran suara knalpot kendaraannya berisik, seorang pemuda, Wisang Bayu (22) tewas dengan luka tusuk di tubuhnya.

Bayu dikeroyok sejumlah pemuda di samping SPBU di dekat rumahnya, Kelurahan Degayu Kota Pekalongan, Selasa (6/1) dinihari.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika korban bersama seorang temannya, Subhan (20) berboncengan sepeda motor G 6562 VC, melintas dari barat ke timur. Saat melintas di lokasi kejadian, para pelaku yang sedang nongkrong di lokasi meneriaki korban dengan kata-kata kasar.

“Mereka (pelaku,red) memaki-maki karena suara knalpot motor berisik,” kata Subhan di Mapolres Pekalongan Kota, Selasa (6/1).

Teriakan pelaku ternyata menyinggung korban hingga kendaraannya dihentikan sekira 30 meter dari lokasi. Korban yang tersulut emosi akhirnya menantang pelaku dengan menenteng sebuah kayu.

Ternyata hal itu dilayani kelompok pelaku yang berjumlah enam orang. Perkelahian tak seimbang pun terjadi.

“Kami langsung dikeroyok. Saya bisa kabur, Bayu dipukuli,” imbuh Subhan.

Usai menghajar korban para pelaku kemudian melarikan diri. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka tusuk dengan menggunakan sajam dan luka parah terletak di pinggang sebelah kanan.

Korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Bedah Aro Kota Pekalongan. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Dokter jaga rumah sakit mengatakan, korban meninggal dunia lantaran kehabisan darah.

“Korban sudah meninggal. Dia mengalami luka tusuk, lebarnya tiga centimeter dengan kedalaman 15 cm. Tusukan itu mengenai pembuluh darah besar diperut,” ungkapnya.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan saksi. Sejumlah indentitas pelaku sudah diketahui dan kini masih dilakukan pengejaran. (BJ11)

Advertisements