Home News Update GANTI Deklarasikan Widhi Handoko Jadi Bakal Calon Wakil Gubernur Di Pilkada Jateng...

GANTI Deklarasikan Widhi Handoko Jadi Bakal Calon Wakil Gubernur Di Pilkada Jateng 2018

148
0
GANTI Deklarasikan Widhi Handoko Jadi Bakal Calon Wakil Gubernur Di Pilkada Jateng 2018
          Semarang, 26/5 (BeritaJateng.net) – Salah satu sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yakni Gerakan Nelayan Tani (GANTI) mengusung Ketua GANTI Jateng Widhi Handoko menjadi bakal calon Wakil Gubernur di Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2018.
            Dihadiri oleh seluruh pengurus GANTI dari 35 kabupaten/kota se Jawa Tengah, deklarasi Widhi Handoko sebagai calon Wakil Gubernur di Pilkada Jateng dilakukan di Semarang, Jumat, 26 Mei 2017 di Gumaya Hotel Semarang.
            Dalam deklarasi itu, Widhi menyatakan secara gamblang niatan pencalonannya tersebut dalam pilkada Jateng. Menurutnya, pencalonan dirinya tak lain untuk membuktikan bahwa sayap partai di PDIP juga mampu berkompetisi dalam ajang Pilkada.
             “Pencalonan saya untuk mengukur visi misi partai secara luas. Karena kontestasi Pilkada tak hanya dibutuhkan keberanian, tapi juga mental, ekonomi dan keilmuan, ” kata Widhi.
             Deklarasi itu, lanjut Widhi, tak semata-mata untuk mendobrak kebiasaan. Namun, hal itu juga untuk membuktikan eksistensi sayap partai yang selama ini fokus mengurusi para nelayan dan petani di Jawa Tengah.
            “Tentu kami akan fokus di nelayan dan tani. Di Jateng 62 persen warga adalah nelayan tani. Kalau kita bisa menguasai nelayan tani kita sudah punya dukungan minimal 50 persen,” ujar pria asal Wonogiri itu.
             Widhi pun mengaku telah mengantongi izin dari Dewan Pengurus Pusat PDIP terkait pencalonan itu. Meskipun terkait rekomendasi final calon gubernur dan wakil gubernur Jateng nanti menjadi hak perogratif Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri.
              Terkait munculnya dua kader PDIP yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Kudus, Musthofa yang digadang-gadang maju dalam Pilkada nanti, Widhi tak ambil pusing. Baginya, semakin banyak kader moncong putih  yang ikut berkompetisi menunjukkan bahwa PDIP memiliki banyak kader potensial di daerah.
             “Kami tetap tegak lurus arahan Ketua Umum. Karena kader partai sebagai petugas partai, yang mengikuti arahan. Mau nanti dipasangkan dengan Pak Ganjar atau Musthofa terserah Ketua Umum, ” beber pria yang menjabat Ketua Komite Bidang Kemaritiman DPP PDIP itu.
              Untuk tindak lanjut deklarasi itu, pihaknya menyatakan akan terus melakukan sosialisasi di daerah, khususnya fokus memperjuangkan petani dan nelayan. Dalam waktu dekat, ia akan langsung mendaftarkan diri sebagai bakal wakil gubernur ke internal DPD PDIP Jawa Tengah.
              “Senin kita mengambil formulir pendaftaran sebagai calon untuk Jateng dua ke DPD PDIP, ” ujarnya. (El)