Ganjarpun Terjatuh Saat Lewati Jalan Setapak Yang Ekstra Licin

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Dalam Acara Peluncuran Buku Gubernur Jelata di Gunung Wukir Muntilan Magelang

Magelang, 17/12 (BeritaJateng.Net) – Hujan deras yang turun bersamaan dengan acara peluncuran buku Ganjar Gubernur Jelata yang ditulis oleh Agus Becak dan diselenggarakan di Puncak Gunung Wukir Desa Kadiluwih Kecamatan Salam Kabupaten Magelang, membuat akses jalan setapak menuju lokasi sangat licin.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowopun dibuat kerepotan saat menuruni gunung tersebut. Dengan sangat hati hati sambil memegang tongkat Ganjar menuruni gunung ditemani beberapa wartawan. Walaupun sudah sangat hati hati namun akhirnya terpeleset dan jatuh juga.

“Turunan yang ekstrem licinnya bisa selamat malah hampir sampai bawah jatuh juga.”.ungkap Ganjar sambil tersenyum.

Peluncuran buku Ganjar Gubernur Jelata yang dilakukan di kompleks Candi Gunung Wukir ini dimaksudkan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa sosok Ganjar benar benar sebagai wong jelata rakyat biasa dan tetap berpihak pada wong cilik.

“Tak dongakke mugo mugo Pak Ganjar kepleset dan jatuh saat turun dari sini biar tetap jadi gubernur jelata,” ungkap seniman Tanto Mendut, Presiden Komunitas Lima Gunung yang menjadi penyelenggara acara peluncuran buku.

Guyonan Tanto Mendut ini ternyata manjur terbukti Ganjar sempat jatuh dan baju putih serta celana jeans yang dikenakannya belepotan tanah.

“Dongone Tanto manjur,” kata Ganjar usai terjatuh.

Peluncuran buku Ganjar Gubernur Jelata dimeriahkan penampilan beberapa penyair yang membacakan puisi bertema kritik sosial. Teaterawan Landung Simatupang dari Jogja membacakan salah satu tulisan berjudul Maaf untuk Brexit dari buku itu dgn gaya teatrikal. Bre Redana sastrawan orasi budaya, sastrawan Triyanto Triwikromo Semarang membacakan orasi berjudul Memotong Tangan Keadilan dengan gaya puisi.

Dalam sambutannya, Tanto Mendut menambahkan, pemilihan Candi Gunung Wukir juga dimaksudkan agar masyarakat mengenal sejarah gunung wukir sebagai candi leluhurnya Borobudur dan Prambanan.

“Ganjar saya kenal sebagai gubernur yg paling cocok dengan cita cita kerakyatan dan kebudayaan. saya kenal sudah sejak lama dan saya berharap Ganjar bisa memimpin Jateng menuju kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(NK)

SHARE

Tulis Komentar Pertama