Home Lintas Jateng Ganjar Siagakan Posko Lebaran Terpadu 2016

Ganjar Siagakan Posko Lebaran Terpadu 2016

621
Ganjar Siagakan Posko Lebaran Terpadu 2016

Semarang, 28/6 (BeritaJateng.net) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siagakan posko terpadu lebaran yang akan dimulai pada 29 Juni hingga 14 Juli 2016. Apel siaga posko terpadu lebaran 2016 tersebut dibuka langsung di Halaman lapangan kantor Gubernuran jalan Pahlawan Semarang.

Apel siaga Ini diikuti oleh petugas posko dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polda Jateng, serta Satpol PP.

Ganjar Pranowo mengatakan bahwa posko ini nantinya akan berfungsi untuk memantau perkembangan arus mudik lebaran 2016.

“Selain pantauan, posko akan digunakan sebagai pusat informasi dan data yang cepat, tepat, akurat, berdasarkan kondisi riil di lapangan, agar tindak lanjut serta langkah operasional yang dilakukan bisa tepat sasaran dan bermanfaat,” katanya saat membuka Upacara Apel Posko Lebaran.

Ganjar juga meminta agar posko tersebut nantinya dapat beroperasi selama 24 jam penuh, para petugasnya selain memantau pergerakan arus mudik, juga diminta menginformasikan kondisi lalulintas, keamanan serta ketertiban masyarakat, ketersediaan dan harga kebutuhan pokok masyarakat, termasuk bahan bakar minyak.

Sementara itu, Kepala Biro Operasi Polda Jateng, Kombes Pol Tatang, jika kepolisian akan menggelar Operasi mulai 30 Juni-15 Juli. Pihaknya memperkirakan arus mudik akan dimulai pada Jumat (1/7) sore, karena 4-6 Juli sudah libur cuti Lebaran.

“Akan ada tambahan personel dari Mabes Polri sebanyak 1.175 orang terdiri dari Brimob 700 dan lainnya 450 personel. Personel ditemptakan pada spot-spot yang sering bermasalah seperti pasar tumpah Pantura Brebes dan sekitarnya karena pertemuan arus mudik dari Jakarta dan Bandung yang dikhawatirkan terjadi macet dan laka,” terangnya.

Sedangkan arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 9-10 Juli. Polda Jateng sudah menyiapkan berbagai strategi untuk melakukan rekayasa lalulintas di antaranya buka tutup jalan. Selain itu juga akan mendirikan 224 Pospam dan 66 pos pelayanan.(BJ06)

Comments are closed.