Home Lintas Jateng Gandeng Ahli, Pemkab Karanganyar Petakan Daerah Rawan Bencana

Gandeng Ahli, Pemkab Karanganyar Petakan Daerah Rawan Bencana

image

KARANGANYAR, 22/4 (Beritajateng.net) – Banyaknya bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Karanganyar, terutama tanah longsor,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar berencana melakukan pemetaan lokasi yang dianggap sebagai zona rawan bencana.

Kabupaten Karanganyar yang terdiri dari 17 Kecamatan, ada sekitar delapan kecamatan di daerah tersebut masuk kategori zona merah rawan bencana tanah longsor.  Seperti Tawangmangu, Matesih, Karangpandan, Ngargoyoso, Kerjo, Jenawi, Jatipuro, dan Jatiyoso.  

Secara demografis wilayah Kabupaten Karanganyar, berada di lereng Gunung Lawu dan rawan terhadap longsor, akibat rusaknya hutan di kawasan gunung Lawu.Bupati Karanganyar, Juliatmono menjelaskan rencana pemetaan zona rawan bencana bertujuan untuk mencari gambaran dimana saja titik-titik yang berpotensi terjadi rawan bencana sehingga bisa diketahui titik mana saja yang layak atau tidak untuk dijadikan lokasi pemukiman warga. 

“Kita akan menggandeng pihak yang dianggap berkompeten untuk melakukan penelitian di seluruh lokasi di wilayah Karanganyar, terutama wilayah yang rawan bencana,” jelasnya Rabu (22/4/2015).  

Hasil dari  pemetaan dari tim ahli akan dijadikan dasar untuk memetakan wilayah dan mensosialisasikan kepada masyarakat wilayah mana saja yang layak untuk bisa ditempati dan jauh dari lokasi  rawan bencana. Sehingga masyarakat bisa memilih lokasi layak atau tidaknya mereka men dengan wilayah yang akan mereka tempati itu layak atau tidak.  

Meski begitu ketika hasil pemetaan sudah keluar,  pihak Pemkab Karanganyar tidak akan membuat aturan terkait pelarangan bagi warga yang hendak bertempat tinggal di wilayah rawan bencana. Sebab bencana alam itu tidak bisa diprediksi sebelumnya kapan akan terjadi. “Bencana itu sulit diukur. Yang terpenting adalah ada kajian yang memetakan. Jadi tak sampai harus dibuatkan seperti Perda,” pungkasnya. (BJ24)

Advertisements