Home Kesehatan Forum Pensiunan Bank-Bank Pemerintah Gelar Diskusi Lansia Sehat dan Bahagia

Forum Pensiunan Bank-Bank Pemerintah Gelar Diskusi Lansia Sehat dan Bahagia

512
Suasana seminar kesehatan bagi Lansia
Suasana seminar kesehatan bagi Lansia
Suasana seminar kesehatan Forum Pensiunan Bank-Bank Pemerintah.

Semarang, 20/10 (BeritaJateng.net) –¬†Acara Forum Pensiunan Bank-Bank Pemerintah seperti BRI dan BNI yang diikuti oleh pegawainya diusia yang menginjak 60 tahun bertema ‘Lansia Sehat dan Bahagia’ digelar di Gedung Pusat Pendidikan dan Latihan Badan Kredit Kecamatan (Pusdiklat BKK) lantai 2, Jalan Supriyadi No. 37 Semarang, Selasa (20/10) siang.

Dalam forum tersebut, bertindak sebagai pembicara adalah dokter umum dari poliklinik Bank Jateng, dr. Erika Feridianti. Materi yang disampaikannya membahas mengenai cara menjaga kesehatan bagi Lansia. Penyakit-penyakit yang sering di derita oleh Lansia, serta cara pencegahannya. Tak ketinggalan, hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dari segi makanan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagi Lansia.

“Penyakit pikun, pembuluh darah kaku dan mudah terkena stroke serta lemak darah tinggi merupakan penyakit yang rawan bagi Lansia,” ujar dr. Erika di Gedung Pusdiklat BKK usai forum, Selasa (20/10)

Selain itu, dr. Erika juga menambahkan penyakit seperti diabetes mellitus dan hipertensi adalah penyakit yang banyak diderita oleh Lansi di wilayah Asia. Rata-rata usia mereka berkisar lebih dari 60 tahun.

Alzheimer menjadi salah satu penyakit dimensia atau yang sering dikenal dengan kepikunan. Biasanya penyakit ini menyerang diusia lebih dari 70 tahun. Contoh gejala awalnya sering lupa.

“Aku tadi ngomong apa ya? Naruh minum di teko malah keliru di gelas dan lebih parah lagi jangan dibiarkan pergi sendiri,” jelas dr. Erika dengan memberikan contoh gejala penyakit alzheimer.

Selagi masih muda, saran dari dr. Erika untuk sering mengecek kesehatan, seperti gula darah, kolesterol dan asam urat. Pas dicek terlihat normal, akan tetapi bahayanya ada pada penyakit komplikasinya. Sewaktu muda giat olah raga lari, saat sudah Lansia sebaiknya jalan kaki.

Semakin tua fungsi kesehatan organ tubuh menurun. Faktor genetik juga mempengaruhi pola dan gaya hidup sehat seseorang. Oleh karena itu menjaga kesehatan itu penting.

Dr. Erika memberikan tips pola gaya hidup sehat dengan memperbanyak makan buah dan sayur. Nasi putih diganti dengan nasi merah. Makan roti yang terbuat dari gandum jangan lupa bahan makanan berlemak dikurangi.

“Jika ingin mengkonsumsi daging sapi, pilih yang tidak berlemak. Makan daging ayam hindari kulit ayamnya,” pesan dr. Erika.

Masyarakat sekarang banyak yang mengkonsumsi makanan cepat saji, minuman beralkohol, dan kemana-kemana sering menggunakan mobil. Kebiasaan berjalan kaki menjadi malas.

“Padahal jika ingin menerapkan pola hidup sehat, baiknya sering berjalan kaki. Membedakan obat herbal dan obat kimia dari dokter pun juga demikian. Pasien harus rajin dan jeli mengecek kesehatannya. Tidak sembarangan membeli jamu atau obat herbal. Apakah ada perkembangan setelah mengkonsumsi obat herbal harus selalu dilakukan pengecekan,” pungkasnya. (BJT01)