Forum Kesehatan Kelurahan Garda Depan Semarang Kota Sehat

Walikota Semarang Hendrar Prihadi memberi arahan dalam workshoppenguatan peran kelurahan siaga aktif.

SEMARANG, 29/11 (BeritaJateng.net) – Pemkot Semarang mendorong Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) sebagai garda depan dalam siaga aktif membersihkan Kota Semarang agar tercipta kawasan yang sehat, bersih, tertib dan nyaman.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, tak hanya kawasan pemukiman yang harus bersih, juga kebersihan dan kesehatan lingkungan dikawasan perkantoran, industri, sarana transportasi, pemukiman, hingga kawasan pariwisata.

“FKK sebagai garda terdepan di lingkungan masing-masing dalam kebersihan dan kenyamanan. Tak hanya lingkungannya saja, kebersihan dan kenyamanan ini meliputi juga kebersihan dari sarana prasarana yang ada,” katanya disela acara Workshop Penguatan FKK dan Kelurahan dalam Pengembangan Kelurahan Siaga Aktif Menuju Kota Sehat, di Hotel Aston Semarang.

Workshop diikuti sebanyak 500 peserta terdiri dari forum komunikasi kota, forum komunikasi kecamatan, FKK kelurahan, TP PKK serta berbagai SKPD dikumpulkan untuk mendapatkan pembekalan mewujudkan Kota Semarang yang semakin sehat.

Di katakan Hendi–sapaan Walikota, FKK berperan menggerakkan masyarakat dalam berpartisipasi aktif membersihkan Kota Semarang. Apalagi kegiatan FKK telah dianggarkan sebesar RP 8,4 milyar.

“Mari kita manfaatkan bersama untuk mewujudkan Kota Semarang yang aman, nyaman, sehat dan tentunya menjadi penyangga NKRI yang kuat,” katanya.

Lebih lanjut, Hendi meminta seluruh SKPD khususnya Bappeda untuk selalu melibatkan FKK dalam penyusunan program kegiatan kesehatan kedepan. Dengan menargetkan Kota Semarang mampu mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sehat di berbagai kawasan termasuk kawasan pangan dan gizi.

Sementara, Ketua Ketua Forum Kota Sehat sekaligus Ketua TP PKK Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi menyampaikan adanya sinergitas dan peran penting TP PKK sebagai penggerak dalam perwujudan Kota Sehat melalui penerapan 10 program pokok PKK.

“Sebagai lini terdepan, berbagai permasalahan yang ditemukan oleh FKK pada proses SMD selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penyusunan materi tatanan potensi Kota Sehat di masing-masing kelurahan,” kata wanita yang akrab disapa Tia ini.  (EL)

Tulis Komentar Pertama