Home Headline Fogging Banyak Kelemahan, Dinas Kesehatan Sarankan Rutin PSN

Fogging Banyak Kelemahan, Dinas Kesehatan Sarankan Rutin PSN

1325
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)

Semarang, 5/2 (BeritaJateng.net) – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang memberlakukan aturan ketat dan selektif untuk melaksanakan pemfoggingan. Hal tersebut disampaikan Kepala DKK Semarang, Widoyono, Selasa.

Widoyono mengatakan, bahwa pemfoggingan dalam hal ini untuk memberantas Aedes Aegypti dinilai memiliki banyak kelemahan. Salah satunya biaya yang mahal dalam pelaksanaannya.

“Pelaksanaan Fogging itu mahal. Satu kali fogging saja biayanya 3 sampai 4 juta rupiah. Padahal fogging itu tidak bisa cuman sekali dilakukan. Pelaksanaannya pun susah, waktunya harus tepat,” ujarnya saat dihubungi.

Selain itu, lanjutnya, kelemahan lain dari pemfoggingan diantaranya, fogging hanya membunuh nyamuk desawa, sedangkan jentiknya tidak. Lalu, Racun fogging dinilainya juga akan menempel di area yang terkena asap fogging, seperti dinding rumah, kasur, bantal, dan lainnya.

“Ada lagi kelemahannya. Fogging itu juga membuat masyarakat tidak melaksanakan PSN. Karena imagenya, kalau sudah di foghing nyamuk sudah mati,” tambahnya.

Melihat kelemahan-kelemahan tersebut, pihaknya kerap melakukan sosialisasi kepada masyarakat di tingkat kecamatan hingga kelurahan agar masyarakat melakukan PSN.

“Kita terus lakukan sosialisasi PSN ini. Bahkan kita lalukan pertemuan Musyawarah Masyarakat Kelurahan. Disana kita memberikan pemahaman terkait fogging. Harapannya masyarakat rutinkan PSN di rumah-rumah,” ucapnya. (El)