Home News Update FKPT Gelar Orientasi Berita Radikalisme Bagi Media Massa

FKPT Gelar Orientasi Berita Radikalisme Bagi Media Massa

155
0

radikalisme

Semarang,16/6 (BeritaJateng.net) – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Jawa Tengah(FKPT) menggelar orientasi penulisan berita radikalisme bagi wartawan dan redaktur media massa Jawa Tengah.

Di gedung aula Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus Semarang, menghadirkan Mayjen TNI H. Agus Surya Bakti Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) sebagai pembicara.

Orientasi penulisan berita radikalisme bagi wartawan dan redaktur media massa Jawa Tengah ini dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Mayjen TNI H. Agus Surya Bakti.

Rektor Universitas 17 Agustus Wijaya, pihaknya sangat berapresiasi adanya orientasi penulisan berita radikalisme bagi wartawan dan redaktur media massa Jawa Tengah. Menurutnya, dalam edukasi penulisan media massa dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya apresiasi sekali, karena dalam acara ini mempunyai misi yang baik, dalam mewujudkan rasa aman bagi masyarakat dengan program radiklisme,” sambutnya.

Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) Mayjen TNI H. Agus Surya Bakti menyampaikan bahwa terorisme semakin banyak di Indonedia dan hingga saat ini masuk keberbagai kalangan masyarakat.

“Kita perlu mensinergikan dari penegakan hukum hingga pencegahannya,” tuturnya.

Melihat berita-berita di media massa hingga media sosial seperti kekerasan, penghinaan, pornografi dan lain-lainya, sudah mulai meningkat dan melebar. Untuk itu BNPT ingin meluruskan hal-hal tersebut.

Saat ini 97 persen para remaja di Indonesia membuka dunia maya, dan 87 persennya aktif di dunia maya.

“Apabila tidak kita filter sangat berbahaya bagi edukasi masyarakat, yang melahirkan produk-produk berita tersebut, seharusnya kita munculkan berita-berita yang damai, yang membangun kebanggaan bangsa dan negara,” katanya.(BJ06)