Home Kesehatan FK Udinus Bangun Masyarakat Sehat Lewat ‘Research Action’

FK Udinus Bangun Masyarakat Sehat Lewat ‘Research Action’

440

Semarang, 2/12 (BeritaJateng.net) – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) gelar Seminar and Workshop on Public Health Action dengan tema ‘Building Healthy Community’, seminar dan workshop ini membahas tentang research action di bidang kesehatan masyarakat. Dihadiri sekitar 380 peserta dan berlangsung selama dua hari (1-2 Desember 2015) di Ballroom Hotel Grasia, puncaknya Rabu (2/12).

Membangun masyarakat yang sehat memang tidak mudah, terdapat beberapa aspek yang perlu di kolaborasikan untuk mewujudkan hal tersebut. Oleh karena itu, dalam seminar yang diikuti oleh peserta dari berbagai universitas di Indonesia hingga Thailand ini menghadirkan pembicara sesuai dengan bidang ilmunya masing-masing.

Diantaranya adalah Prof. Peter Wu Shou Chang Secretary General and Executive Board, Asian Health Literacy Association, Vice Dean, College of Public Health and Nutrition, Taipei Medical Univerisity, Taiwan, Dr. Wongsa Laohasiriwong dari Khon Kaen University, Thailand, dan Affandy, Ph.D. Kepala Program Studi Sistem Informasi Udinus.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Prof. Dr. Supriadi Rustad., M.Si sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Udinus. Mengingat pentingnya kesehatan dalam kehidupan, dibutuhkan kerjasama yang melibatkan beberapa pihak seperti pemerintah dan akademisi untuk membangun masyarakat yang sehat.

“Building health community itu sangat penting, butuh kolaborasi antar komunitas seperti pemerintah, akademisi, dan yang lain,” ungkap Prof. Supriadi.

‘Health Literacy’ menjadi hal yang baru di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan data yang disampaikan oleh Prof. Peter yang menunjukkan bahwa angka pemahaman tentang ‘healthcare’ di Indonesia sebesar 17,4 persen.

Posisi Indonesia masih di bawah Jepang, Vietnam, Kazakhstan, dan Myanmar. Oleh karenanya, salah satu upaya guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan adalah kemudahan masyarakat untuk mengakses informasi tentang kesehatan.

Hal tersebut menjadi poin yang disampaikan oleh Affandy. Dalam paparannya, Kaprodi Sistem Informasi Udinus ini menyampaikan pentingnya sistem informasi di bidang kesehatan, atau biasa disebut Health Information System (HIS). Penyampaian informasi tentang kesehatan yang dikolaborasikan dengan teknologi akan memberikan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat.

“HIS sangat membantu kita untuk mencari data dengan cepat dan mudah,” tandas Affandy.

Selain itu, kolaborasi antara kesehatan dan tekonologi yang dilakukan dengan tepat juga akan memberikan manfaat yang lebih banyak.

“Jika kita bisa gabungkan antara IT dan kesehatan, kita bisa dapat manfaat lebih,” imbuhnya.

Peserta yang mayoritas merupakan pemuda diharapkan dapat mengambil ilmu dari pembicara yang hadir.

“Kami harap peserta dapat wacana baru, membangun network, dan ikut membangun masyarakat yang sehat,” ujar ketua panitia, Nurjanah, S.KM., M.Kes. (BJT01)