Home Headline Festival Seni Budaya Jadi Wahana Pemasaran Pariwisata

Festival Seni Budaya Jadi Wahana Pemasaran Pariwisata

644
0

SEMARANG, 15/10 (Beritajateng.net) – Jawa Tengah membutuhkan banyak even yang diselenggarakan di obyek obyek wisata terutama peninggalan budaya masa lalu seperti candi dan keraton. Salah satunya adalah festival seni budaya. Hal ini disebabkan festival ini mampu menjadi sarana promosi pariwisata di tingkat nasional maupun internasional.

“Jawa Tengah memiliki banyak peninggalan masa lalu seperti candi dan keraton. Agar masyarakat mancanegara tahu dibutuhkan promosi yang gencar salah satunya dengan festival seni budaya,” ungkap Sekretaris Komisi C Tetty Indarti di sela sela menyaksikan Ratu Boko Festival di Kompleks Keraton Ratu Boko Prambanan DIY.

Tetty melihat selama ini festival seni budaya di Jawa Tengah masih sangat kurang dibanding yang dilaksanakan oleh Provinsi DIY apalagi kalau dibandingkan dengan di Provinsi Bali.

“Di Jogja apalagi Bali festival seperti ini sering dilaksanakan. Sementara di Jateng saya lihat masih sangat kurang,” katanya.
Menurut Politisi Demokrat ini, pelaksanaan festival seni budaya harus dilaksanakan dengan baik dan didukung pemberitaan di media massa yang signifikan sehingga tujuan sebagai wahana pemasaran pariwisata bisa optimal.

“Sekarang eranya media siber (online). Berita yang terjadi disini bisa diakses dimana saja dan ini bagus untuk promosi wisata,” bebernya.

Selain media siber, lanjut Tetty, media sosial (Medsos) juga memiliki peran yang tidak kalah penting. Pengguna medsos saat ini semakin banyak. Hampir semua orang saat ini memiliki smarphone lengkap dengan aplikasi media sosial.

“Sebagian besar pengunjung festival dan obyek wisata memiliki hobi selfie. Foto mereka kalau diupload di medsos bisa dilihat orang banyak. Ini promosi gratis,” pungkasnya.

(NK)