Home Hiburan Festival Gunung Slamet ‘FGS’ 3 Angkat Budaya Lokal Untuk Mendunia

Festival Gunung Slamet ‘FGS’ 3 Angkat Budaya Lokal Untuk Mendunia

57
0
Festival Gunung Slamet 'FGS' 3 Angkat Budaya Lokal Untuk Mendunia
                Purbalingga, 21/9 (BeritaJateng.net) – Budaya gotong royong, rukun, kompak dan santun serta keramahtamahan warga Serang, adalah budaya lokal yang harus terus dijaga untuk mewujudkan Serang sebagai destinasi yang mampu bergema di kancah Nasional. Selain itu juga terjaganya alam, lestarinya lingkungan yang sejuk dan nyaman, tentunya akan dikenal sebagai tempat berwisata yang menyenangkan. Harapan itu disampaikan Bupati Purbalingga Tasdi, SH. MM. saat membuka Festival Gunung Slamet (FGS) Tahun 2017, di Balai Desa Serang, Kamis (21/09).
                 Ajang FGS 2017 juga media mempromosikan Serang sebagai destinasi wisata yang patut menjadi tujuan wisata Nasional, dan dengan dibukanya bandara serta akses jalan yang luas, wisatawan yang berkunjung akan semakin banyak ke Purbalingga utamanya Serang, karena destinasi-destinasi wisata yang sudah terbiasa dikunjungi seperti daerah Puncak, sering terkendala macet dalam perjalanannya.
                “Bukan tidak mungkin, dengan nanti tersedianya Bandara Jenderal Besar Soedirman, apalagi jalan menuju Serang lebar, wisatawan pindah berkunjung ke tempat ini, karena disini lebih mudah dan nyaman dikunjungi, daripada harus berlibur di tempat lain yang sering kena macet,” kata Bupati Tasdi yang didampingi Wakil Bupati Dyah Hayuning Pratiwi, SE. B.Econ, Ketua DPRD Tongat, SH. MM. , unsur Forkopimda serta sejumlah Pejabat OPD dan Pemkab Purbalingga.
Festival Gunung Slamet 'FGS' 3 Angkat Budaya Lokal Untuk Mendunia.
Festival Gunung Slamet ‘FGS’ 3 Angkat Budaya Lokal Untuk Mendunia.
                     Selanjutnya Bupati juga berharap banyak kepada kaum muda untuk terus berinovasi, terus bergerak menggali potensi-potensi yang banyak tersedia di alam, namun tetap menjaga kearifan budaya lokal, yang justru akan semakin menjual Serang untuk menjadi tujuan wisata yang potensial.
                  “Saya bangga dengan banyaknya inovasi warga Serang, contohnya taman kurcaci, taman pudang mas, dan lainnya membuktikan otak-otak briliant masyarakat Serang mampu membuat destinasi wisata untuk bisa bersaing di tingkat Nasional,” lanjut Bupati.
                  Selain itu, Bupati juga mewacanakan untuk masyarakat Serang mempersiapkan diri menyambut kedatangan wisatawan asing yang akan berkunjung. Maka Wabup Tiwi akan mengbuat konsep, bagaimana membimbing warga Serang dan juga masyarakat di tempat-tempat wisata Purbalingga, untuk belajar bahasa asing agar mampu berkomunikasi dengan baik dengan wisatawan yang datang.
Festival Gunung Slamet 'FGS' 3 Angkat Budaya Lokal Untuk Mendunia.
Festival Gunung Slamet ‘FGS’ 3 Angkat Budaya Lokal Untuk Mendunia.
                    “Nanti bu Wakil yang akan mengkonsep agar warga bisa belajar bahasa asing, baik itu bahasa Inggris, Mandarin, Arab dan sebagainya sehingga masyarakat akan semakin mudah memperkenalkan destinasi wisatanya ke seantero dunia,” kata Bupati Tasdi. (yit/el)