Home Headline Evaluasi Pilwakot Semarang 2020 dengan Prokes Ketat

Evaluasi Pilwakot Semarang 2020 dengan Prokes Ketat

Semarang, 29/12 (BeritaJateng.net) – KPU Kota Semarang menggelar rapat koordinasi evaluasi proses pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang (Pilwakot) 2020 dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Semarang di ruang Poncowati Ballroom Patra Semarang Hotel & Convention pada Senin malam (28/12).

Evaluasi Pilwakot Semarang 2020 dilakukan dengan protokol kesehatan ketat dan wajib 3M (memakai maaker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan).

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom mengatakan bahwa Forkompinda beserta jajaran bersama-sama memberikan masukan evaluasi.

“Alhamdulillan faktor keamanan pilwalkot dinilai aman. Kami melakukan koordinasi dengan jajaran Forkompinda untuk mengevaluasi proses pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota Semarang. Pembahasannya lebih banyak berbicara soal keamanan sih,” ujar pria yang akrab disapa Nanda itu.

Nanda mengatakan banyak hal yang dibahas, namun salah satu yang menjadi sorotan adalah protokol kesehatan dan antisipasi klaster covid di TPS.

“Setelah dievaluasi, sampai saat ini tidak ditemukan klaster baru tersebut,” tegasnya.

Evaluasi yang dibahas mulai dari penyusunan daftar pemilih, tahap pencalonan, kampanye, sosialisasi, logistik, hingga masalah protokol kesehatan.

“Kebetulan hal-hal itu sinerginya dengan TNI-POLRI sehingga di acara ini kami juga memberikan penghargaan khusus pada mereka,” jelas Nanda saat memaparkan agenda pemberian penghargaan ke beberapa anggota TNI dan POLRI yang telah berkontribusi besar mengamankan jalannya pilwalkot 2020.

Ketika ditanya mengenai penetapan calon terpilh, Nanda menjawab pihaknya masih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari MK.

“Terkait dengan penetapan calon terpilih, kami masih menunggu penyerahan BRPK dari MK,” pungkasnya. (El)