Home Nasional Evaluasi Macet Brexit: Koordinasi Antar Provinsi Dinilai Lemah

Evaluasi Macet Brexit: Koordinasi Antar Provinsi Dinilai Lemah

744
0
Dok. Radio Elshinta

SEMARANG, 11/7 (BeritaJateng.net) – Lemahnya koordinasi instansi terkait antar provinsi dinilai sebagai penyebab macet parah saat arus mudik di exit tol Brebes (Brexit)  beberapa waktu yang lalu.

Penilaian tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Nur Saadah saat dihubungi Berita Jateng, Senin (11/7) di Gedung Berlian Jalan Pahlawan Semarang.

“Kemacetan kemarin memang problem nasional, persoalan utamanya menurut saya karena lemahnya koordinasi antar provinsi. Kalau koordinasinya bagus kemacetan parah seperti itu bisa diminimalisir, ” ungkapnya.

Menurut dia,  ketika sudah terjadi penumpukan kendaraan di exit tol seharusnya kendaraan yang akan masuk tol bisa diarahkan melewati jalur lain seperti jalur pantura.

“Kemarin kan nggak ada petugas yang menghimbau agar kendaraan tidak masuk tol padahal di brexit sudah macet parah. Jadi ya semakin parah,” Jelasnya.

Tidak hanya di ujung masuk tol, tambah politisi PKB yang biasa disapa Ida ini,  ketika melewati gerbang tol sebelum sampai di Brexit harusnya dipasang pengumuman kalau di Brebes macet total sehingga pengendara bisa menghindari kemacetan.

Kondisi lain akibat kemacetan berjam jam di jalan tol juga menjadi sorotan ida. Pengelola tol dan pemerintah baik pusat maupun daerah harusnya segera melakukan langkah langkah taktis untuk membantu pemudik seperti menyediakan toilet portabel dan menyediakan kebutuhan lainnya.

“Upaya yang kemarin dilakukan sepertinya hanya rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan tapi kebutuhan pengendara selama macet berjam jam tidak diperhatikan,” katanya.

Setelah arus balik selesai,  Komisi D rencananya akan memanggil Dinas Perhubungan Jawa Tengah untuk melakukan evaluasi agar persoalan serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh termasuk kemungkinan rekomendasi agar exit tol tidak hanya di Brebes timur tapi juga di tempat lain.  Idealnya ada tiga exit tol sebelum Brexit,” pungkasnya. (BJ13)