Home News Update Evakuasi Pengikut Gafatar, Tiga Kapal TNI AL Dikerahkan

Evakuasi Pengikut Gafatar, Tiga Kapal TNI AL Dikerahkan

Semarang, 20/1 (BeritaJateng.net) – Kurang lebih 1500 pengikut Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang berasal dari Jawa Tengah dan DIY akan dievakuasi dan dipulangkan dari Kalimantan Barat.

Hal itu diutarakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Liliek Darmanto kepada para wartawan, Rabu (20/1) sore, di Mapolda Jawa Tengah.

“Untuk Jawa Tengah diperkirakan 1500 orang termasuk ibu dan anak,” tutur Liliek.

Menurutnya, pemulangan anggota organisasi yang tengah jadi sorotan masyarakat itu dilakukan pasca peristiwa pembakaran terhadap camp milik Gafatar yang berada di Kalimantan Barat.

“Akibat pembakaran camp Gafatar yang ada di Kalimantan Barat ternyata banyak penganut dari paham ini kembali ke tempat masing-masing, khususnya Jawa Tengah,” ungkapnya.

Akibat peristiwa itu, dikatakan Liliek, telah menimbulkan dampak yang besar, khususnya terkait pengamanan di Jawa Tengah. Detil pengamanan sendiri baru akan dirapatkan besok Kamis, tanggal 21 Januari 2016.

“Membawa dampak pengamanan yang luar biasa. Pengamanan akan dirapatkan lintas sektoral oleh Polrestabes Semarang dan Pemda Kota Semarang besok hari Kamis (21/1),” jelasnya.

Terkait sistem pengamanan dan pemulangan anggota Gafatar dari Kalimantan Barat, sebanyak tiga kapal TNI AL akan digunakan untuk mengangkutnya.

“Dari 1500 diperkirakan diangkut dengan menggunakan 3 kapal TNI Angkatan Laut,” ujarnya.

Kapal-kapal tersebut kini sudah belayar menuju Kalimantan Barat, dan diperkirakan tiba di tempat tujuan pada hari Minggu, tanggal 24 Januari 2016.

“Kapal diperkirakan merapat sampai ke Pontianak sana pada hari Minggu (24/1). Kemudian belayar menuju Semarang, dan diperkirakan tiba hari Rabu (27/1),” tambahnya.

Lebih lanjut, Liliek mamaparkan pengamanan dan pemulangan yang dilakukan nanti juga melibatkan sejumlah institusi lain tak hanya dari Polri, melainkan Lanal, Kodim, dan Bea Cukai.

“Untuk selanjutnya akan dikawal dengan menggunakan bus hingga sampai tujuan. Tujuan paling banyak yakni ke Solo dan Yogyakarta,” pungkas Liliek. (Bjt02)