Home Lintas Jateng Etos Kerja Para Pekerja di Jepara Dinilai Kurang Mumpuni

Etos Kerja Para Pekerja di Jepara Dinilai Kurang Mumpuni

image

Jepara, 5/5 (Beritajateng.net) – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, menghimbau tenaga kerja di daerahnya untuk meningkatkan etos dan perilaku kerja. Imbauan ini dia sampaikan menyusul adanya pekerja di daerahnya, yang akhirnya terpaksa keluar dari pekerjaannya karena etos kerja yang dimiliki tidak sesuai standar perusahaan. 

“Kondisi semacam itu saya jumpai saat meresmikan beroperasinya PT. SAMI Mayong. Ternyata sejumlah karyawan asal Jepara yang diterima di perusahaan itu sudah keluar lagi. Yang banyak bertahan adalah karyawan dari luar daerah,” kata Ahmad Marzuqi saat dialog interaktif di Radio Kartini Jepara. 

“Padahal saya harap investasi-investasi baru di Jepara menjadi lapangan kerja warga sendiri. Karyawan keluar karena etos kerjanya tidak bisa memenuhi standar,”tambah Marzuqi. 

Ia menjelaskan, di sejumlah bagian dalam perusahaan itu, pekerja memang dituntut bekerja  dalam posisi berdiri. Rupanya hal tersebut sulit dipenuhi sejumlah karyawan, karena tidak terbiasa bekerja sambil berdiri.

“Mereka terbiasa bekerja sambil santai, duduk, ngerumpi, atau sambil mendengarkan musik. Makanya tidak tahan. Bosan,” katanya. 

Hal ini disayangkan karena lapangan kerja yang terbuka di Jepara mestinya bisa dioptimalkan untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Apalagi sejumlah perusahaan besar yang baru berdiri di Jepara, dapat memberikan gaji minimal sesuai Upah Minimum Kabupaten yang saat ini Rp. 1,15 juta per bulan. 

“Seperti PT. SAMI itu sendiri misalnya. Saat itu perusahaan sudah mempekerjakan 2.200 orang dan akan terus bertambah. Juga ada PT. Sengdam, produsen sepatu yang kelak mampu menampung tenaga kerja hingga 20 ribu orang,” lanjutnya.

Terkait hal ini, Ahmad Marzuqi menghimbau tenaga kerja di Jepara meningkatkan kompetensinya agar semaksimal mungkin dapat memanfaatkan peluang kerja.”Kompetensi itu setidaknya menyangkut pengetahuan, keterampilan dan perilaku, semua harus dipenuhi,” pintanya.(BJ18)