Home Ekbis ESDM Imbau Masyarakat tidak “Panic Buying”

ESDM Imbau Masyarakat tidak “Panic Buying”

ilustrasi

elpiji 3 kiloSemarang, 19/1 (Beritajateng.net) – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Tengah mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian elpiji secara berlebihan atau “panic buying” karena dapat mengakibatkan terjadinya kelangkaan gas minyak cair itu di pasaran.

“Kelangkaan tabung elpiji ukuran 3 kilogram yang terjadi di pasaran beberapa waktu lalu akibat ‘panic buying’ yang dilakukan oleh masyarakat karena khawatir tidak kebagian,” kata Kepala Dinas ESDM Jateng Teguh Dwi Paryono di Semarang, Senin.

Ia menjelaskan bahwa kelangkaan elpiji 3 kg di pasaran saat ini sudah teratasi setelah PT Pertamina melakukan “extra dropping” dengan jumlah yang berbeda di tiap kabupaten/kota di Provinsi Jateng.

Teguh Dwi Paryono mengungkapkan bahwa Dinas ESDM Jateng telah mengusulkan adanya penambahan kuota elpiji 3 kg pada 2015.

“Kami mengusulkan ada penambahan kuota sebesar 29 persen dibandingkan tahun sebelumnya, 2014 kita mendapat 220 juta tabung gas, dan untuk tahun ini harus mendapat 288 juta tabung gas guna menghindari kelangkaan,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, Dinas ESDM Jateng dan kepolisian juga akan memperketat pengawasan distribusi elpiji 3 kg di pasaran karena termasuk barang bersubsidi yang pendistribusiannya diatur hukum pidana.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh mengatakan bahwa Dinas ESDM Jateng akan meninjau kembali harga eceran tertinggi untuk tabung elpiji ukuran 3 kg.

“Kami akan bahas bersama pihak terkait di kabupaten/kota karena harga tabung elpiji 3 kg masih harus dievaluasi,” katanya.

Sebelumnya, PT Pertamina Marketing Operation Region IV Jateng-DIY melakukan “extra dropping” atau penambahan jumlah elpiji tabung ukuran 3 kg di sejumlah wilayah.

“Extra dropping ini kami lakukan untuk mengantisipasi tingginya harga elpiji ukuran 3 kg sebagai akibat dari tingginya permintaan masyarakat,” kata Manager Domestic Gas Region IV CD Sasongko.

Menurut dia, hingga Jumat (16/1) “extra dropping” elpiji atau penambahan jumlah tabung elpiji yang didistribusikan tersebut sudah mencapai 8 persen atau setara dengan 2.032.826 tabung dari alokasi pada bulan Januari 2015 yang mencapai 24.013.640 tabung untuk Jateng-DIY.(ant/bj02)