Home Headline Empat Tahun Hendi – Ita Sukses Pimpin Kota Semarang

Empat Tahun Hendi – Ita Sukses Pimpin Kota Semarang

1853
Empat Tahun Hendi - Ita Sukses Pimpin Kota Semarang

Semarang, 17/2 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Hendrar Prihadi dan Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu pada hari ini, Senin (17/2/2020), genap empat tahun memimpin Kota Semarang.

Sejumlah capaian positif telah dilakukan oleh kedua pemimpin yang akrab disapa Mas Hendi dan Mbak Ita itu. Salah satunya adalah permasalahan klasik yakni banjir di Kota Semarang yang kini berangsur sudah bisa teratasi.

Hendi menyebutkan, wilayah rawan banjir pada tahun 2011 mencapai 41,02 persen, namun sekarang ini telah berkurang menjadi 13,71 persen.

Namun demikan, meski permasalahan banjir sudah teratasi, ungkap dia, masih ada sejumlah pekerjaan rumah lain yang harus dituntaskan dalam setahun terakhir masa jabatannya.

Orang nomor satu di Kota Semarang itu menyampaikan bahwa berbagai problem atau keluhan masyarakat sudah bisa dipetakan melalui aplikasi Lapor Hendi.

“Banjir dan jalan rusak bukan lagi masuk dalam lima besar permasalahan yang dikeluhkan masyarakat. Keluhan masyarakat yang paling banyak saat ini berkaitan dengan layanan kemacetan, PDAM, PKL liar, hingga parkir liar,” ungkapnya.

Pihaknya berjanji, keluhan masyarakat tersebut akan dituntaskan dalam sisa setahun masa jabatannya ini. “Soal layanan PDAM, saat ini sedang dibangun sistem penyediaan air minum (SPAM) Semarang Barat di kawasan Waduk Jatibarang,” sebut Ketua DPC PDIP Kota Semarang ini.

Tak hanya itu, Pemkot juga telah menyiapkan proyek pengadaan air baku di wilayah Pudakpayung guna memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan Semarang Atas.

Pemkot Semarang menargetkan banyak proyek strategis dengan sekala besar yang akan diselesaikan pada tahun mendatang, seperti Semarang Underground Simpanglima, Fly Over Jalan Madukoro menuju Bandara Ahmad Yani Semarang, pengembangan moda transportasi berbasis rel seperti Trem, LRT maupun ART, penurunan kemisikinan, penuntasan permasalahan banjir, infrastruktur sebaik-baiknya, serta menekan jumlah pengangguran serendah-rendahnya. (El)