Home Ekbis Ekspor Rokok di Kudus Turun Drastis

Ekspor Rokok di Kudus Turun Drastis

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Kudus, 26/1 (Beritajateng.net) – Ekspor rokok di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, selama 2014 mengalami penurunan cukup drastis karena nilai ekspor selama tahun tersebut hanya 29,04 juta dolar AS atau lebih rendah dibanding tahun 2013 yang mencapai 61,25 juta dolar AS.

“Artinya ada penurunan nilai ekspor rokok yang persentasenya mencapai 52,58 persen,” kata Kabid Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Zaenal Wahyu Pribadi di Kudus, Senin.

Penurunan ekspor tersebut, kata dia, tentunya disebabkan oleh banyak faktor.

Selain mengalami penurunan nilai ekspor yang cukup drastis, kata dia, jumlah negara tujuan ekspor juga berkurang banyak.

Pada tahun 2014, lanjut dia, jumlah negara tujuan ekspor tercatat hanya lima negara dengan nilai ekspor terbanyak untuk tujuan Singapura sebesar 8,3 juta dolar AS.

Kondisi berbeda, justru terjadi pada tahun 2013 jumlah negara tujuan ekspor rokok mencapai 46 negara di dunia.

Adapun nilai ekspor terbesar, kata dia, untuk negara Singapura yang mencapai 23,58 jua dolar AS.

Sementara komoditas ekspor yang mencatatkan nilai ekspor terbesar di Kudus tahun 2014, yakni elektronik sebesar 30,13 juta dolar AS.

Urutan berikutnya, yakni komoditas kertas tahun 2014 tercatat sebesar 13,09 juta dolar, mebel 9,57 juta dolar AS, mebel rotan 1,3 juta dolar AS, stainles 1,09 juta dolar AS, kayu lapis (plywood) sebesar 1,5 juta dolar AS dan sigaret roller 2,03 juta dolar AS.

“Jika sebelumnya terdapat komoditas makanan seperti jenang, tahun ini diganti dengan ikan kaleng sarden,” ujarnya.

Meskipun baru melakukan ekspor tahun 2014, kata dia, nilai ekspor sarden sudah mencapai 788,09 ribu dolar AS.

Jumlah negara tujuan ekspor selama 2014 sebanyak 48 negara, sedangkan tahun sebelummya mencapai 89 negara.(ant/bj02)