Home DPRD Kota Semarang Duuuuh!! Poster ‘Garudaku Kafir’ Beredar Di Undip, Ketua Dewan Lakukan Sweeping

Duuuuh!! Poster ‘Garudaku Kafir’ Beredar Di Undip, Ketua Dewan Lakukan Sweeping

208
0
Poster 'Garudaku Kafir' Beredar Di Undip, Ketua Dewan Lakukan Sweeping
              SEMARANG, 18/5 (BeritaJateng.net) – Temuan poster dan spanduk kontroversial bertulis “Garudaku Kafir” di kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang membuat publik gempar.
             Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Supriyadi mendatangi
kampus Fisip Undip setelah mendengar informasi tersebut dari media sosial. Namun poster siluet Garuda Pancasila dengan bercak merah itu sudah dilepas oleh pihak dekanat dan kepolisian.
             Diketahui sedikitnya ada 5, terdiri 4 poster dan 1 spanduk, ditemukan dan disita oleh kepolisian pada Selasa (16/5). Poster-poster yang memancing konflik itu di tempel di mading kampus dan beberapa tempat, seperti kantin di areal kampus. Belum diketahui siapa yang menempel dan apa maksudnya.
snapshot-28
              Supriyadi sendiri sempat memegang dan mengecek salah satu poster yang disita oleh pihak Dekanat. Di dalam poster tersebut tertulis “Garudaku Kafir” menyerupai stempel tepat di tubuh gambar lambang negara garuda pancasila berbentuk siluet. Di sekeliling garuda pancasila itu terdapat gambar bercak mirip darah.
              Selain itu, di bagian bawah terdapat tulisan “Depan Gedung A Fisip Undip 20 Mei 2017 Pukul 15.30 WIB”. Tidak ada penjelasan keterangan acara tersebut merupakan diskusi, atau apa. Termasuk tidak tercantum siapa yang menyelenggarakan acara tersebut.
              “Poster ini sangat meresahkan dan berkesan anti Pancasila. Kami khawatir terjadi gerakan antipancasila, maka kami ke Fisip untuk membuktikan keberadaan gambar di medsos,” kata Supriadi, kemarin.
             Dia langsung berkoordinasi dengan pihak kampus dan meminta agar pemasangan poster dan spanduk kontroversial itu diusut. “Harus diselidiki siapa pelakunya dan siapa yang menggerakkan,” katanya.
                 Humas Undip, Nuswantoro mengatakan pihaknya telah mencopot poster tersebut pada Selasa malam. Dikatakannya, kegiatan yang direncanakan akan dilakukan pada 20 Mei mendatang itu tidak ada izin. “Bukan kegiatan resmi mahasiswa Fisip atau civitas akademika Undip,” katanya.
               Selain itu, pihaknya mengaku langsung melakukan koordinasi dengan Intel Polda Jateng dan Polrestabes Semarang. “Sampai saat ini belum diketahui siapa yang memasang dan belum diketahui itu kegiatan dari siapa. Kami serahkan masalah ini ke pihak aparat,” katanya. (El)