Home Headline Sadis !!! Anak Kandung Bunuh Kedua Orang Tuanya di Brebes

Sadis !!! Anak Kandung Bunuh Kedua Orang Tuanya di Brebes

image
Ilustrasi

Brebes, 9/12 (Beritajateng.net) – Sadis !!! itulah gambaran yang tepat untuk mengungkapkan apa yang dilakukan oleh Tasdik B Warno (19). Ia tega membunuh kedua orang tuanya dengan cara yang sadis. Peristiwa tragis terjadi di Desa Malahayu, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, dinihari tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun beritajateng.net mengungkapkan peristiwa terjadi pada sekitar pukul 01.30 dini hari pada Selasa (9/12). Dua korban meninggal diketahui bernama Warno B Kasnadi (52) dan istrinya Tusminah (45). Kedua korban meninggal di tangan anaknya sendiri.

Peristiwa tragis terjadi saat sang ayah, Warno tengah tidur di kursi dan tiba-tiba dipukul oleh tersangka menggunakan palu di bagian kepala. Bukan hanya itu, korban juga disayat di bagian pipi menggunakan golok.

Ibu tersangka yang mengetahui peristiwa itu mencoba menolong. Sayangnya sang ibu, Tusminah justru mendapatkan pukulan menggunakan palu dan juga dibacok di bagian kepala. Luka parah dibagian kepala membuat kedua orang tua itu meregang nyawa.

Selain korban meninggal juga terdapat dua korban luka. Keduanya yakni Caswiti (35) dan Darlem (55) yang berusaha menolong korban namun justru terluka. Darlem dibacok di bagian kepala saat akan menolong ibu tersangka. Sedang korban Caswiti dilempar dengan batu bata hingga mengalami luka di pipi. Keduanya dibawa ke RS Dera As-Syifa Banjarharjo untuk mendapat perawatan.

Menurut keterangan yang diperolah dari Polda Jawa Tengah, tersangka berhasil ditangkap anggota Polsek dan Polres setempat. Penangkapan dilakukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan selanjutnya dibawa ke Polres.

Diketahui, tersangka ternyata memiliki riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa di Magelang dan Banyumas pada 2013.

Terkait hal itu, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Nur Ali mengatakan akan memeriksa kondisi kejiwaan tersangka. Hal itu ungkapnya akan dilakukan tim dari Polda Jawa Tengah.

Kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan polisi. Pihak kepolisian juga sudah melakukan olah TKP, menyita barang bukti berupa palu dan golok, serta meminta keterangan para saksi.(BJ)

Advertisements