Home Headline Dugaan Penyimpangan Pembelian Oudetrap Semakin Besar

Dugaan Penyimpangan Pembelian Oudetrap Semakin Besar

Gedung Oudetrap yang diduga ada penyimpangan dalam proses pembeliannya oleh Pemkot Semarang
Gedung Oudetrap yang diduga ada penyimpangan dalam proses pembeliannya oleh Pemkot Semarang
Gedung Oudetrap yang diduga ada penyimpangan dalam proses pembeliannya oleh Pemkot Semarang

— Keabsahan Tim Apprasial Sempat Dipertanyakan

Semarang, 28/1 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang sebagai pemilik sah Gedung Oudetrap saat ini sedang diuji. Pasalnya, gedung yang berada di belakang Taman Srigunting ini sedang memasuki penyidikan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

Kepala Bidang Aset Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang, Satrio Imam mengatakan, pembelian gedung Oudetrap sudah prosedural.

Keabsahan tim appraisal pun sempat dipertanyakan wartawan ketika konferensi pers antara Pemkot dan awak media yang digelar di Ruang Media Centre beberapa waktu lalu. Wartawan merasa kesulitan menemukan alamat kantor tim appraisal yang digunakan Pemkot.

Namun Satrio meyakinkan bahwa tim appraisal yang digunakan benar-benar teruji.

“Kami membayarnya sesuai dengan hasil perhitungan tim appaisal,” kata dia.

Satrio juga menjamin, tim appraisal yang digunakan jasanya untuk melakukan perhitungan harga adalah tim Appraisal yang teruji.

Sementara itu, Divisi Hukum dan Anggaran KP2KKN, Roni Maryanto mengatakan, Tim Appraisal dalam kasus ini sifatnya abu-abu.

“Tim appraisal yang digunakan harus tim appraisal yang sudah disahkan oleh Menteri Keuangan RI dan melakukan perhitungan sesuai prosedur. Jika sudah sesuai prosedur, berarti tim appraisal sudah bekerja sebagaimana mestinya,” kata dia.

Namun jika tim appraisal yang digunakan terbukti fiktif, maka bisa dipastikan pihak-pihak terkait akan masuk daftar tersangka pembelian Gedung Gambir ini. (BJ05)