Home News Update Dugaan Pemerasan PPDB di MAN 1 Semarang, Ombudsman Datangi Sekolah

Dugaan Pemerasan PPDB di MAN 1 Semarang, Ombudsman Datangi Sekolah

219
0

ombudsman

Semarang, 26/6 (BeritaJateng.net) – Ombudsman Jawa Tengah akan mendatangi MAN 1 Kota Semarang terkait informasi adanya dugaan pemerasan yang dilakukan pihak sekolah kepada calon peserta didik.

Kepala Ombudsman Jawa Tengah Achmad Zaid mengaku geram ketika mendapat informasi dari calon orang tua peserta didik terkait adanya dugaan pemerasan yang dilakukan MAN 1 Kota Semarang.

Menurut Zaid, pihak sekolah MAN 1 Kota Semarang menyodorkan selembar kertas berisi infaq kepada calon peserta didik dan memersilakan mengisi nominal berapa rupiah.

“Pungutan yang dibungkus infaq itu, sudah masuk kategori pemerasan. Sebab, ketika calon peserta didik menuliskan nilai rupiah yang kecil tidak akan diterima,” katanya.

Nilainya, lanjut Zaid, variatif antara Rp. 1 juta sampai Rp. 5 juta, bahkan ada yang lebih besar. “Tidak seharusnya sekolah negeri meminta pungutan atau sumbangan kepada calon peserta didik terlebih lagi dibungkus infaq yang tidak jelas digunakan untuk apa. Padahal Undang-Undang Pendidikan tegas mengatur jika sudah ada anggaran sebesar 20 persen untuk pendidikan,” tuturnya.

Berbeda halnya, lanjut Zaid, jika pungutan atau sumbangan itu dilakukan sekolah swasta. Karena sekolah swasta membutuhkan dana tambahan untuk pengembangan pendidikan. (Bj23)