Home Hukum dan Kriminal Dugaan Jual Beli Lapak Di Pasar Kembang Kalisari, Walikota Minta Diusut Tuntas

Dugaan Jual Beli Lapak Di Pasar Kembang Kalisari, Walikota Minta Diusut Tuntas

41
0
Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau pengerjaan pasar Kembang Kalisari Semarang
           Semarang, 10/6 (BeritaJateng.net) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi memerintahkan jajarannya untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas dugaan jual beli lapak di Pasar Kembang Kalisari, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan.
               ”Kita perintahkan Dinas Perdagangan untuk melakukan investigasi adanya dugaan jual beli lapak Pasar Kembang tersebut. Karena laporan yang masuk baru sepihak, sehingga perlu investigasi,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.
                Orang nomer satu di Kota Semarang yang disapa Hendi ini menegaskan, akan memberikan sanksi jika ada pedagang yang terbukti memperjual belikan lapaknya. ”Kalau memang terbukti ya ganti saja, tidak usah diberi izin menempati lapak,” tegasnya.
               Sementara itu, Ketua Paguyuban Kembang Setaman Pasar Kembang Kalisari, Susmiyanto mengatakan, belum mendengar adanya dugaan jual beli lapak tersebut. Namun laporan yang diterimanya adalah baru soal adanya lapak pedagang Pasar Kembang yang dikontrakan.
               ”Soal jual beli lapak sementara ini belum ada, belum dengar, tapi kalau dikontrakan selama ini saya sudah dengar,” terangnya.
              Ia mengatakan, sebenarnya dirinya sudah sering mengingatkan kepada pedagang agar jangan menjual belikan lapak maupun mengontrakannya. Karena lapak itu aset milik Pemkot Semarang. Namun hal itu tidak diindahkan, sebab diketahui ada tiga lapak florist yang nekad dikontrakan.
                ”Total lapak florist dan tanaman pot ada 116, kami sudah ingatkan tapi tidak diindahkan. Sekarang kami serahkan kepada pemkot bagaimana penanganan lapak yang dikontrakan,” katanya. (El)